karakterunsulbar.com– Fakultas Teknik, Universitas Sulawesi Barat akhirnya resmi memiliki dekan defenitif.
Kepastian itu diperoleh setelah pada Rabu (14/06), Rektor Unsulbar, Dr Akhsan Djalaluddin melantik Dr. Eng. Zulfajri Basri Hasanuddin, M.Eng sebagai dekan Fakultas Teknik.
Pelantikan Dr. Zulfajri berlangsung di ruang kerja rektor, hadir dalam pelantikan itu antara lain wakil rektor II Anwar Sulili, Dewan Pembina Unsulbar Dr. Rahmat Hasanuddin , para dekan se-Universitas Sulawesi Barat, sekretaris rektor Ahmad Zamad serta kepala biro Keuangan Dahri Nurdin dan kepala biro Akademik Latif Dollah.
” Alhamdulillah setelah dua tahun dijabat pelaksana tugas, hari ini kita akhirnya memiliki dekan defenitif, ada sejumlah pekerjaan prioritas yang kami titipkan kepada dekan yang baru,”kata Rektor Akhsan saat menyampaikan sambutan.
Selama dua tahun terakhir, Wakil Rektor I bidang Akademik dan Kemahasiswaan Dr. Muhammad Saad merangkap sebagai pelaksana tugas (Plt) dekan Fakultas Teknik.
Dr. Zulfajri selain saat ini sebagai dekan Fakultas Teknik Unsulbar, juga masih merupakan dosen Teknik Elektro Unhas, ia juga menjabat sebagai anggota Dewan Riset Nasional.
Dr. Zulfajri juga tercatat sebagai salah satu profesional ahli di perusahaan telekomunikasi internasional, ZTE Corporation.
Menurut Rektor Akhsan, sejumlah pekerjaan penting yang menanti dekan Zulfajri antara lain, akreditasi program studi di fakultas Teknik agar meraih hasil maksimal, penajaman program studi Teknik Sipil ke arah program studi Teknik Sipil Transportasi serta penataan lembaga kemahasiswaan tingkat fakultas.

Kepada KARAKTER usai pelantikan, Dr. Zulfajri yang hadir didampingi istri, Ny. Dewi Arni mengungkapkan, visi sebagai dekan defenitif adalah peningkatan kapasitas dosen melalui akselerasi ilmu pengetahuan dan teknologi terbaru.
“Tentunya kita akan mendorong riset dengan didukung tersedianya perpustakaan, baik yang dalam bentuk perpustakaan konvensional maupun perpustakaan digital dengan buku – buku digital,” kata Zulfajri yang juga alumni Kyushu University Jepang jurusan Computer Science And Communication Engineering.
Di lembaga Dewan Riset Nasional (DRN), Dr. Zulfajri yang juga merupakan putra kedua dari mantan rektor Unhas, Prof. Dr. Basri Hasanuddin duduk di Komisi Teknis Teknologi Informasi dan Komunikasi.
Dewan Riset Nasional merupakan salah satu lembaga strategis di Indonesia yang memiliki tugas pokok membantu Menristek Dikti dalam merumuskan arah dan prioritas utama pembangunan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Tugas DRN lainnya adalah memberikan berbagai pertimbangan kepada menteri dalam penyusunan kebijakan strategis pembangunan nasional ilmu pengetahuan dan teknologi. ( RD01)


