Foto: Hendra (30 tahun) pedagang kecil saat menjajakan dagangannya.
karakterunsulbar.com– Kebahagiaan ratusan mahasiswa Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar), terlihat pada raut wajah mereka pada saat mulai berdatangan untuk merayakan salah satu momen yang dinantikan oleh mahasiswa semester akhir yaitu Wisuda.
Namun kebahagian tersebut, tidak hanya dirasakan oleh para mahasiswa tapi juga dirasakan para pedagang kecil yang memadati area Aula Masjid Ilaikal Mashir dimana proses Wisuda Unsulbar ke VIII dilaksanakan Sabtu (30/11/2019).
Lantaran momen Wisuda, ternyata mampu meningkatkan omset perjualan dagangan mereka. Ada pedagang buket bunga, minuman, gorengan, mainan anak, pedagang es, bakso dan stand foto.
Misalkan saja, Syarifuddin (49 tahun), seorang pedagang balon yang berasal Lipu, Kabupaten Majene. Ia mengaku, rela menjual balon untuk menghidupi keluarganya.
Jika penghasilnya setiap hari hanya kisaran 50 ribu, namun dengan adanya acara tersebut omsetnya bisa mencapai 100 ribu rupiah.
Juga dirasakan oleh Hendra (30 tahun), pedagang Es yang berasal dari Kabupaten Polewali mandar, ia datang hanya untuk menjajakan jualannya untuk menghidupi kebutuhan anak dan istrinya.
Jika hari biasa penghasilannya hanya 100 ribu tetapi acara Wisuda tersebut dapat meningkatkan omsetnya sampai dua kali lipat.
“Jauh dari Polewali, ya karena ada acara,” jelasnya kepada karakterunsulbar.com.

