LPPM: Pengawas Seleksi Pendamping Desa Tidak Akan Dobel Bertugas

LPPM: Pengawas Seleksi Pendamping Desa Tidak Akan Dobel Bertugas

- in Berita
937
0
Unsulbar akan kembali menggelar Seleksi Pendamping Desa tahap ke tiga, kali ini adalah seleksi tahap psikotest atau kejiwaan.
Sebelumnya para calon Pendamping desa telah mengikuti seleksi berkas administrasi dan seleksi ujian tulis.
Keterangan yang diperoleh tim liputan KARAKTER, ujian psikotes calon pendamping desa akan berlangsung Sabtu, 04 Juni.
 
Kepala Lembaga Penelitian, Pengabdian Masyarakat dan Penjaminan Mutu ( LPPM & PM Unsulbar) Kadir Paloloang selaku ketua pelaksana Seleksi di Unsulbar, Rabu (01/06) menjelaskan,  terkait dengan seleksi pendamping desa tahap psikotest, pihaknya akan kembali merekrut pengawas ujian dari internal Unsulbar. Kadir Paloloang memastikan pengawas yang sudah pernah bertugas tidak akan bertugas kembali sebagai pengawas. 
 
” Kriteria pengawas yang akan dilibatkan adalah yang mengawas pada tanggal 28 Mei ( Ujian Tulis,- ) tidak akan mengawas lagi, yang akan mengawas nanti hanya 8 orang,” kata Kadir dalam pesan singkatnya kepada tim liputan KARAKTER.
 
Sebelumnya Sabtu 28 Mei 2016, Unsulbar bersama Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal Dan Transmigrasi menggelar seleksi tahapan  ujian tulis terhadap 1232 orang calon.
Pada seleksi yang berlangsung di aula Masjid Agung Majene dan GOR Majene tersebut sebanyak 62 orang staf dan dosen Unsulbar menjadi pengawas ujian. 
 
Lebih lanjut, Kepala LPPM & PM mejelaskan untuk 8 orang petugas pengawas pada ujian mendatang tersebut, pihaknya mempersyaratkan mendapatkan rekomendasi dari Dekan Fakultas di Unsulbar.
 
” Kriterianya ( pengawas,-) adalah direkomendasikan oleh pak Dekan. Beberapa dekan sudah menyampaikan nama ke saya,” jelas Kadir Paloloang tentang syarat dan ketentuan petugas pengawas ujian pendamping desa. (fh)

About the author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga

Alarm dari Laut Majene: Ikan Terbang Kian Menipis, Akademisi Unsulbar Desak Upaya Penyelamatan

Illustrasi Ikan Terbang atau Bau Tui – Tuing.