Toilet Yang Dirindukan

Toilet Yang Dirindukan

- in Berita
957
0
Selain kecukupan ruangan kelas dan mobiler, masalah lain yang harus segera diselesaikan menjelang tahun ajaran baru, dimana ribuan mahasiswa baru akan masuk adalah ketersediaan toilet yang refresentatif.
Data yang dimiliki KARAKTER, toilet di sejumlah fakultas tidak bisa digunakan secara normal, akibatnya proses belajar mengajar kerap terganggu.
 
Toilet yang bermasalah itu salah satunya berada di gedung perkuliahan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik ( FISIP ),
di ruang perkuliahan FISIP itu, terdapat Dua toilet namun saat ini kedua toilet tidak bisa digunakan, penyebab utamanya adalah tidak ada pasokan air bersih ke toilet tersebut.
 
Menurut salah seorang mahasiswa FISIP, Sunajir, toilet di gedung kuliah FISIP sudah lama tidak bisa digunakan.
Di dalam WC yang ada saat ini tersebut,  menurut Sunajir, berbau pesing yang sangat menyengat,  karena sebelumnya sejumlah orang nekat masuk buang air namun karena tidak cukup air untuk menyiram sehingga  akhirnya meninggalkan bau busuk.
 
” Saat ini kalau mau buang air kecil, kami terpaksa ke Masjid atau ke rumah warga dekat kampus, tapi kalau sudah tidak kuat menahan,  terpaksa juga kencing di balik pohon,” kata Sunajir.
 
Keluhan atas kondisi WC yang tidak normal juga disampaikan para dosen dan staf FISIP dan Fakultas Perikanan Peternakan.
dosen dan staf kedua Fakultas dalam satu gedung di samping ruang perkuliahan FISIP.
 
Seperti mahasiswa, sejumlah dosen dan staf juga  mengatakan akibat kondisi toilet yang tidak bisa digunakan, mereka terpaksa harus ke masjid untuk menumpang buang air,
 
” Yang mengganggu itu misalnya kalau kita sementara mengajar, namun ingin buang air, jadi terpaksa kita harus naik kendaraan ke masjid hanya untuk buang air,” kata seorang dosen FISIP, Zainuddin.
 
Ia mengatakan sejumlah dosen dan staf juga terkadang menahan kencing, namun keadaan itu oleh medis dinilai dapat merusak kesehatan.
 
Menurut dosen Ilmu Politik ini, keadaan toilet di FISIP saat ini menggangu perkuliahan karena mengeluarkan bau tidak sedap, bau pesing apalagi toilet berada di samping kelas.
Disamping itu, kondisi toilet bila dibiarkan terus tidak diperbaiki dapat menimbulkan penyakit.
 
Secara terpisah kepala Bagian Umum Unsulbar, Atjo Tanrijalling menjanjikan akan segera dilakukan pembenahan terhadap fasilitas layanan umum seperti toilet di sejumlah fakultas. ” Insya Allah segera kami benahi,” kata Atjo. 
 
Kebutuhan akan toilet refresentatif juga terjadi di sejumlah fakultas lain seperti ruang kuliah fakultas Ekonomi, Fakultas Perikanan dan Peternakan dan Fakultas Ilmu Kesehatan.  
 
” Kami merindukan toilet yang bersih,  normal, dimana air tersedia dengan cukup sehingga perkuliahan juga berjalan secara baik,” kata Sunajir yang juga merupakan ketua tingkat Ilmu Politik angkatan 2014. ( fh )

About the author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga

Manisnya Asa di Desa Saragian: Kolaborasi Mahasiswa Unsulbar dan Pengrajin Aren Menembus Pasar Digital

Pengrajin Aren di desa Saragian, kecamatan Alu, Polewali