Guna memaksimalkan pemanfaatan Susu Kambing, sejumlah dosen di Universitas Sulawesi Barat ( Unsulbar ) menggelar kegiatan pengabdian kepada masyarakat khususnya peternak kambing yakni Teknik Pengolahan Susu Kambing.
Salah satu luaran dari kegiatan dosen Unsulbar bersama peternak kambing ini adalah produk Susu Kambing Pasteurisasi rasa Strawberry.
Para dosen Unsulbar yang terlibat dalam kegiatan ini antara lain, Sri Agustina ( Fak. Perikanan Peternakan ) , Maghfirah ( Fak. Ekonomi ) dengan dosen pelaksana teknis dari prodi Peternakan Sulmiyati dan Marsudi.
Kegiatan pelatihan teknik pengolahan susu kambing oleh para dosen Unsulbar itu berlangsung di salah satu sentra peternakan kambing di desa Lambanan, kecamatan Balanipa, Polewali Mandar.

Menurut salah seorang dosen pelaksana teknis, Sulmiyati, Senin (27/06), kabupaten Polewali Mandar merupakan salah daerah yang memiliki potensi besar di bidang ternak kambing.
Selama ini, kata Sulmiyati, baru daging dan kulit Kambing yang dimanfaatkan, padahal Kambing memiliki potensi besar juga di bagian produk susu.
Sulmiyati menambahkan, produk Susu Kambing memiliki potensi untuk dikembangkan, salah satunya karena manfaat kesehatan dari susu kambing sangat besar, sehingga tentu akan selalu dibutuhkan pasar.
Dikutip dari Journal of American Medicine, susu kambing adalah makanan paling lengkap yang diketahui. Ia mengandung vitamin, mineral, elektrolit, unsur kimiawi, enzim, protein, dan asam lemak yang mudah dimanfaatkan tubuh.
” Susu Kambing Rasa Stawberry kami kembangkan bersama peternak agar produk susu kambing lebih diterima pasar, kami di Unsulbar optimis susu kambing dari Polewali Mandar ini akan diterima konsumen,” Ungkap Sulmiyati yang merupakan alumni pasca sarjana peternakan Unhas.
Ia menjelaskan, pendampingan terhadap peternak mulai dari pemeliharaan dan perawatan kambing , teknik memerah susu kambing yang benar hingga pengemasan susu kambing.
” Peternak kami latih juga bagaimana memerah susu yang benar, salah satu tujuannya produk susu tetap terjaga higienitasnya,” kata dosen pelaksana teknis lainnya, Marsudi.
Kegiatan pendampingan Pengolahan Susu Kambing tersebut mendapat apresiasi yang besar dari para peternak Kambing desa Lambanan, pada Minggu 26 Juni misalnya saat tim dosen Unsulbar berada di desa tersebut melakukan pelatihan lanjutan, puluhan peternak hadir dan ikut mempraktekkan cara mengolah susu kambing yang benar.
” Kami berharap pengolahan susu Kambing seperti ini dapat terus berlanjut, peternak kami perlu terus didampingi, kami juga siap mendukung dengan dana desa demi peningkatan kesejahteraan peternak,”kata kepala desa Lambanan, Haerullah.
Pendamingan pengolahan Susu Kambing di desa Lambanan tersebut merupakan bagian dari kegiatan pengabdian Unsulbar dari program IBM ( Iptek Bagi Masyarkat ) kementerian Riset dan Pendidikan Tinggi tahun 2016. ( Rd01 )

