Foto: Suasana ICOSD Unsulbar
Karakterunsulbar.com- Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) pertama kali melaksanakan International Conference on Sustainable Development (ICOSD), di Aula gedung Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Sulawesi Barat (Sulbar). (21/11/2019)
Konferesi internasional ini mendatangkan empat pemateri dari luar negeri yakni, Prof. Yoshio Kawamura dari Ryukoku University (Jepang), Dr. Phil. Timo Markus Duile., M. A dari Bonn University (Jerman), Prof. Chaiwat Puahkkhong dari Rajabhat University (Thailand), dam Dr. Mansoor Abdul Hamid dari Universiti Sabah (Malaysia), serta satu pemateri dari Unsulbar yakni Dr. Eng. Ir. Zulfajri Basri Hasanuddin. M. Eng, yang juga merupakan Dekan Fakultas Teknik (FT).
Peserta konferensi terdiri dari dosen berbagai prodi dan beberapa mahasiswa unsulbar, serta mahasiswa dari empat universitas luar negeri tersebut.

Kepala Unit Pengelolaan Jurnal dan Publikasi Unsulbar, Muhammad Aswad M. Pd, menjelaskan bahwa isu utama dalam kegiatan ini adalah pengembangan ekonomi berkelanjutan. Baik itu, Sumber Daya Alam (SDA) dan Simber Daya Manusia (SDM).
Ia juga menjelaskan, tujuan dari koferensi ini untuk meningkatkan jumlah dan kualitas publikasi jurnal maupun artikel internasional Unsulbar.
“Publikasi sangat mempengaruhi rating Universitas,” jelas mahasiswa Universitas Hasanuddin tersebut saat ditemui di sela kegiatan. (21/11)
Setelah International Conference ini, akan ada Submission oleh Publisher atau Institute of Physics (IOP) untuk mereview setiap hasil penelitian yang dilakukan oleh dosen Unsulbar untuk kelayakan publikasi agar terindex Scopus.
IOP merupakan pangkalan data Jurnal Elektronik yang menyediakan publikasi riset yang tersebar di seluruh dunia untuk bidang ilmu Fisika dan keilmuan yang terkait.
Ia menambahkan, dari konferensi ini akan menghasikan penelitian-penelitian yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat terkhusus di Sulbar untuk jadi referensi.
“Dimanfaatkan untuk edukasi masyarakat,” tambahnya.
Karenanya, Unsulbar bekerjasama dengan Publication Management Center (PMC) Unhas untuk penandatanganan MoU dengan Publisher.
Rektor Akhsan saat ditemui oleh jurnalis karakterunsulbar.com, mengungkapkan keinginannya Unsulbar juga maju di penelitian dan jurnal.
“Akan memotivasi dosen lainnya dalam melakukan penelitian dan membuat jurnal,” tambahnya.
Ia juga menyatakan, akan ada kemungkinan hasil studi ini akan dikembangkan menjadi proposal pengabdian masyarakat.
Sebagai rangkaian dari Diesnatalis, Rektor Akhsan berharap, dengan kegiatan ini Unsulbar semakin maju dalam meningkatkan atmosfir akademik.
“Mahasiswa juga semakin giat melakukan kegiatan-kegiatan yang kurikuler dan ekstrakurikuler,” harapnya.

Konferensi internasional ini dibuka secara resmi oleh Bupati Majene, Dr. H. Fahmi Massiara., M.H, dan dihadiri oleh Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Majene, Salmawati Djamado, Rektor Unsulbar, Akhsan Djalaluddin, Wakil Rektor II, Anwar Sulili, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabidan Masyarakat (LPPM), Abdul Kadir, Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pengetahuan (FKIP), Dr. Abdullah Pandang., M. Pd beserta tamu lainnnya.

