Foto: suasana perkuliahan tanpa papan tulis
Karakterunsulbar.com- Kejadian kurang mengenakkan dialami oleh mahasiswa Prodi Bahasa Inggris angkatan 2017 kelas D, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pengetahuan (FKIP), Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar).
Kuliah perdana semester genap yang dijadwalkan Senin, 3 Februari 2020 membuat mereka terpaksa menggunakan kursi lipat sebagai papan tulis dikarenakan belum adanya fasilitas tersebut di ruang kelas.
A. Surya Lestari (Pendidikan Bahasa Inggris, 2017), salah satu mahasiswa dari kelas D yang mengalami kejadian tersebut menceritakan kronologinya kepada karakterunsulbar.com
Berawal dari jadwal kuliah perdana kelasnya di gedung HG tepatnya ruang HG2-4 yang berlokasi di Padhang-padhang, Senin, 30 Februari, dengan mata kuliah Education Research Methodology oleh Mr. Daniel (Dosen Bahasa Inggris), pukul 12.20-14.00 Wita.
Sesampainya di ruangan, mereka tidak melihat papan tulis yang umumnya tergantung di tembok. Meski sempat kebingungan, mereka akhirnya tetap melanjutkan kuliah dengan menggunakan alas kursi lipat sebagai papan tulis sementara selama perkuliahan.
Karena kejadian tersebut Surya berharap, Ia bersama 28 orang teman kelasnya tidak patah semangat dalam belajar dan juga menginginkan agar kampus segera melengkapi fasilitas perkuliahan.
“Sekarang kami sudah semester 6 tapi perubahan tidak seberapa yang kami lihat, tidak sesuai harapan,” tambahnya kepada karakterunsulbar.com, Senin (1/2).
Klarifikasi Kampus
Dikonfirmasi kepada Kasubag umum dan keuangan FKIP, Irfan menjelaskan bahwa ruangan HG adalah gedung yang pemakaiannya semua fakultas, jadi bukan wewenang fakultas untuk menyediakan itu.
“Gedung HG adalah gedung bersama yang pemakaiannya pakai sistem matriks, tidak ada istilah kelasnya FKIP atau fakultas lain,” jelas Irfan.
Dikonfirmasi secara terpisah kepada Kasubag, Rumah Tangga, BMN Unsulbar, Kasman menjelaskan bahwa memang ruangan tersebut belum dipasangi papan tulis.
Pihaknya akan segera menyelesaikan hal tersebut agar proses perkuliahan tetap berjalan dengan lancar.
“Memang ruangan itu belum dipasangi papan tulis, kami akan menyelesaikan hal tersebut,” jelas Kasman.

