Terapkan Jurus Internet ‘BAIK’ Biar Aman dari Jerat Siber !

Terapkan Jurus Internet ‘BAIK’ Biar Aman dari Jerat Siber !

- in Berita
6
0

Territorry Mobile Consumer Business Telkomsel, Mamuju – Majene, Fikri Hadi Al Fathan di kampus Unsulbar, 11/6/2026. ( foto :Ist)

karakterunsulbar.com — Ruang digital hari ini sudah mirip seperti hutan belantara. Kalau cuma modal jempol tanpa logika, alih-alih dapat hiburan, kita malah bisa tersesat ke perangkap judi online (judol) atau terjebak rayuan maut pinjaman online (pinjol) ilegal.

Melihat fenomena ini, gerakan sosialisasi Internet BAIK hadir membagikan “sabuk pengaman” digital bagi para pengguna internet, khususnya generasi muda dan mahasiswa.

Bukan cuma sekadar berselancar di media sosial, anak muda zaman sekarang dituntut untuk waras dan cerdas di ruang siber.

Territorry Mobile Consumer Business Telkomsel, Mamuju Majene, Fikri Hadi Al Fathan membedah INTERNET BAIK tersebut dalam Literasi Keuangan Digital dan Workshop Penulisan Ilmiah Populer yang digelar LPP Karakter Unsulbar, 11/6/2026 di kampus Unsulbar.

Menurut Fikri, BAIK dalam slogan itu merupakan akronim dari B ( Bertanggung Jawab ), A (Aman), I (Inspiratif) dan K (Kreatif).

” Internetan itu ada etikanya. Prinsip pertama ini mengingatkan kita bahwa apa yang kita ketik dan sebar di media sosial punya dampak nyata di dunia asli,” katanya.

Dalam upaya bertanggung jawab berinternet, pengguna diminta untuk berhenti jadi jempol netizen yang hobi menghujat (cyberbullying) atau asal menyebarkan berita yang belum jelas kebenarannya (hoax).
Pikirkan dampak tulisan kita bagi orang lain sebelum menekan tombol share.

A (Aman) Ini adalah poin paling krusial untuk menangkal judol dan pinjol. Aman berarti kita tahu cara menggembok privasi kita di dunia maya.
Aksinya: Jangan pernah membagikan data pribadi seperti KTP, nomor rekening, atau kode OTP kepada siapa pun. Ingat, jangan asal klik tautan (link) mencurigakan yang menjanjikan hadiah instan atau dana cepat. Itu adalah pintu masuk para pelaku kejahatan siber.

I (Inspiratif), daripada kuota internet habis hanya untuk melihat drama atau bergosip di media sosial, kenapa tidak digunakan untuk mencari inspirasi?
Jadikan internet sebagai perpustakaan raksasa. Cari konten-konten yang menambah keahlian baru (up-skilling), mendengarkan siniar (podcast) edukatif, atau mencari peluang beasiswa

K (Kreatif), puncak tertinggi dari melek digital adalah ketika kita bisa mengubah internet menjadi mesin pencetak karya atau bahkan sumber penghasilan.
Aksinya: Mulailah memproduksi konten positif. Daripada cuma jadi penonton, jadilah kreator! Tulis artikel ilmiah populer, buat video edukasi di TikTok, atau pelajari kemampuan desain grafis. Ubah kuota internet menjadi cuan halal, bukan malah didepositokan ke bandar judi.

Era Digital Sehat

Teknologi akan selalu berkembang lebih cepat daripada aturan hukum. Memblokir jutaan situs web tidak akan pernah cukup jika mentalitas penggunanya belum siap. Oleh karena itu, sosialisasi seperti Internet BAIK ini adalah investasi jangka panjang untuk menyelamatkan generasi masa depan.

Dengan menguasai empat jurus di atas, mahasiswa dan masyarakat tidak akan lagi menjadi korban pasif, melainkan menjadi agen perubahan yang siap membawa Indonesia ke era digital yang sehat dan produktif. (RD01)

About the author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga

Menuju Indonesia Emas 2045, Menkomdigi Meutya Ajak Mahasiswa Perangi Judi Online

Menkomdigi Meutya Hafid menyampaikan sambutan dalam  “Literasi Keuangan