Mahasiswa Berbagi Kisah Wisuda yang Tak Dihadiri Orang Tua

Mahasiswa Berbagi Kisah Wisuda yang Tak Dihadiri Orang Tua

- in Kabar Kampus
3374
0

Foto : Prosesi wisuda Unsulbar 2021

Penulis : Agustina (Ilmu Politik, 2021)

Karakterunsulbar.com – Sejak pandemi Covid-19, Univeristas Sulawesi Barat (Unsulbar) menggelar wisuda dengan aturan larangan mahasiswa menghadirkan orang tua guna mencegah kerumunan dan menjaga protokol kesehatan.

Momen haru orang tua wisudawan saat menyaksikan langsung anaknya menuju podium menerima ijazah lalu rektor memindahkan tali toga dari kiri ke kanan kini tak lagi dijumpai.

Namun, meski telah diimbau untuk tidak membawa orang tua, masih banyak mahasiswa yang mengindahkan aturan tersebut demi mendapatkan momen kebersamaan di hari sakral wisuda.

Begitu pun palaksanaan Program Wisuda IX Unsulbar Tahun 2021 yang digelar pertama kalinya di gedung kembar, kampus Padha-Padhang, kelurahan Tande, Majene. Selasa, (30/11).

Kendati demikian, banyak mahasiswa yang tetap mematuhi himbauan larangang tersebut.

Mahasiswa wisuda (Hasbi, S.IP)

Salah satunya Hasbi (Ilmu Politik, 2015), mengungkapkan bahwa ia tidak menghadirkan orang tuanya untuk mematuhi himbauan universitas. Juga karena telah berkomitmen dengan Rektor Akhsan Djalaluddin saat audiensi tuntutan pelaksanaan wisuda offline, 11 November 2021 lalu.

“Kami sudah komitmen dengan rektor waktu audiensi kemarin, bahwa jaminan terlaksananya wisuda luring dengan tidak mendatangkan orang tua mahasiswa,” tulisnya saat diwawancara via WhatsApp, (30/11).

Ia juga menyinggung terkait banyaknya keluarga mahasiswa yang hadir di wisuda kali ini. Hasbi membela bahwa mahasiswa tidak boleh disalahkan karena hal tersebut terjadi secara alami.

“Dan apabila dikorelasikan dengan rangkaian kegiatan Dies Natalis, banyak juga terjadi kerumunan saat itu,” belanya.

Mahasiswi wisuda (Nurul Fadhila, S.Mat)

Berbeda dengan Nurul Fadhila, (Matematika, 2017), ia mengungkapkan bahwa orang tuanya tidak bisa hadir karena ibunya saat ini menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Malaysia, sedang bapaknya bekerja di ladang.

“Cuma bisa video call sama ibu, sebenarnya sedih karena tidak bisa berkumpul, tapi sebagai anak, saya juga harus mengerti bawa mereka bekerja untuk saya dan adik-adik juga,” ungkapnya saat dihubungi, (30/11).

Mahasiswi wisuda (Andi Zanira Mansyur, S.H)

Sedangkan, Andi Zanira Mansyur (Ilmu Hukum, 2017) memilih tidak menghadirkan kedua orang tuanya di prosesi wisuda karena tak ingin membuat kedua orang tuanya kelelahan menunggu di luar gedung.

“Saya tidak mau orang tua saya kepanasan juga kecapean menunggu saya selesai, apalagi universitas memang tidak menyediakan ruang tunggu keluarga karena tidak dibolehkan,” tuturnya, (30/11).

Terlepas dari itu, para wisudawan bersyukur prosesi wisuda dapat berjalan lancar tanpa kendala yang fatal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga

Mahasiswa Unsulbar Juara Tingkat Nasional, WR 3 Dr. Ayu Mandasari Dorong Talent Scouting

karakterunsulbar.com – Prestasi mahasiswa Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar)