karakterunsulbar.com (JAKARTA) – Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) mengumumkan pemenang anugerah bidang Kemahasiswaan tahun 2017.
Pengumuman pemenang anugerah tersebut berlangsung di Jakarta, Rabu (06/12).
Di acara tersebut, Menteri Ristekdikti, Mohammad Nasir meminta dilakukan peningkatan kualitas mahasiswa melalui pembentukan kemampuan soft skill dengan kegiatan kemahasiswaan.
” Peningkatan kualitas mahasiswa bukan hanya melalui kegiatan akademik atau pembelajaran di kelas saja, tetapi perlu melalui kegiatan lain seperti pembentukan kemampuan ‘soft skills’ yang dapat dikemas melalui kegiatan kemahasiswaan,” kata menteri Nasir.

Dalam siaran pers Biro Kerjasama dan Kompublik, Menteri Nasir menyatakan, dengan peningkatan kualitas “soft skill”, menjadikan kegiatan kemahasiswaan memiliki posisi strategis dalam pembentukan SDM Indonesia di masa mendatang.
“Kemampuan intelektual yang baik, harus didukung oleh kemampuan soft skills yang baik juga. Bekali mahasiswa untuk menghadapi era milenial seperti sekarang ini,” tambah Nasir.
Hadir dalam pengumuman anugerah kemahasiswaan itu, 189 peserta yang terdiri dari Pimpinan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Pimpinan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) Bidang Kemahasiswaan, dan Sekretaris Pelaksana Kopertis I-XIV seluruh Indonesia.
Dalam penelusurun redaksi KARAKTER, salah satu defenisi Soft skill itu disampaikan Elfindri, dkk (2010:67), bahwa soft skill merupakan keterampilan dan kecakapan hidup, baik untuk sendiri, berkelompok, atau bermasyarakat, serta dengan sang pencipta.
Dengan mempunyai soft skills membuat keberadaan seseorang akan semakin terasa di masyarakat. Keterampilan akan berkomunikasi, keterampilan emosional, keterampilan bahasa, keterampilan berkelompok, memiliki etika dan moral, santun, dan keterampilan spriritual.
Mahasiswa Era Millenial
Pada kesempatan yang sama Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemenristekdikti Intan Ahmad juga mengatakan, betapa pentingnya kegiatan kemahasiswaan dalam menghadapi problematik di abad 21 ini, membentuk kemampuan dalam menguasai sains dan humaniora kemahasiswaan harus terus digalakkan.

“Kita memang telah mempunyai inovasi, sains, dan teknologi, tetapi tanpa dibarengi dengan kegiatan kemahasiswaan yang baik, kita kurang siap untuk memenangkan persaingan di era milenial ini. Mahasiswa harus terus terlatih dan melakukan kolaborasi dengan kegiatan kemahasiswaan yang ada,” tutur Dirjen Intan.
Pemenang Anugerah Kemahasiswaan 2017
Anugerah Kemahasiswaan merupakan bentuk apresiasi dan motivasi segala bentuk kegiatan Bidang Kemahasiswaan di lingkungan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) khususnya di Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan.

Berikut para pemenang penghargaan Penganugerahan Bidang Kemahasiswaan Tahun 2017 dalam beberapa kategori, antara lain;
1) Pemenang Kategori Pelaksana Kegiatan Kemahasiswaan;
– Kontes Robot Indonesia (KRI), Universitas Pendidikan Indonesia
– Musabaqoh Tilawatil Qur’an Mahasiswa Nasional (MTQMN), Universitas Brawijaya dan Universitas Negeri Malang
– Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS), Universitas Muslim Indonesia, Makassar
– Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS), Universitas Hasanuddin
– Sukan Malaysia Indonesia (SUKMALINDO), Universitas Negeri Semarang
– EXPO Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia, Politeknik Negeri Pontianak
– National University Debate Championship (NUDC), Universitas PGRI Semarang
– Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE), Institut Teknologi Sepeluh Nopember
– Kontes Robot Terbang Indonesia (KRTI), Institut Teknologi Sepuluh Nopember
– Pagelaran Mahasiswa Nasional Bid. TIK (GEMASTIK), Universitas Indonesia
– KKN Kebangsaan, Universitas Negeri Gorontalo.

2) Pemenang Kategori Prestasi Kegiatan Internasional;
– Juara Umum Trinity College Fire Fighting Home Robot Contest (TCFFHRC)
– Politeknik Elektronika Negeri Surabaya
– Universitas Muhammadiyah Malang
– Peraih First Prize pada Ajang IMC
– Universitas Pelita Harapan
– Peraih Medali Universiade
– Universitas Bhayangkara Jakarta Raya
– Universitas Negeri Semarang
– Universiatas Negeri Medan
3) Pemenang Pengelola Bidikmisi Terbaik;
– Terbaik I, Universitas Negeri Semarang
– Terbaik II, Universitas Andalas
– Terbaik III, Universitas Malikussaleh
4) Pemenang Pusat Karir Terbaik;
– Universitas Indonesia
– Universitas Airlangga
5) Kategori Punggawa Kemahasiswaan Purna Bhakti (Tahun 2015-2017);
– Dr. Senawi
6) Kategori Lifetime Achievement Bidang Kemahasiswaan;
– Dr. Rudolf W. Matindas
– Dr. Suko Harjono
7) Kategori Perguruan Tinggi Bidang Kemahasiswaan Terbaik;
– PT Non Politeknik: Universitas Gadjah Mada
– PT Politeknik: Politeknik Elektronika Negeri Surabaya
8 ) Kategori Lembaga Donor dan Mitra;
– Tanoto Foundation
– OSC Metro TV
– Panasonic
– Pertamina
– Lippo Group
– Mandiri
– BRI
– BNI
– BTN
– BCA
– Yayasan Orbit
– Baznas
– Dompet Dhuafa
– FDR
– Shell
– XL Center
– KONI Pusat
“Selamat kepada semua pihak yang telah meraih anugerah Kemahasiswaan tahun 2017 ini. Semoga dapat memotivasi untuk terus bersama kami melakukan berbagai aktivitas yang lebih berkualitas, bermakna bagi pendidikan anak bangsa,” tutup Menteri Nasir. (Release / RDo1)


