Gubernur Sulawesi Barat, Anwar Adnan Saleh ( AAS) menghadiri jalan sehat dies natalis Unsulbar ke-3, Ahad (27/11).
Disamping melepas secara resmi peserta jalan sehat dari depan Boyang Assamalewuang, gubernur AAS juga ikut serta jalan sehat bersama lebih 10 ribu peserta menuju kampus Unsulbar.
laporan reporter KARAKTER, Sumitro ( Ilmu Politik 2014), saat memberikan sambutannya di depan halaman rektorat usai jalan sehat, Gubernur AAS menyampaikan apresiasi atas ulang tahun ke-3 Unsulbar sebagai perguruan tinggi negeri.
Ia mengatakan pendirian dan penegerian Unsulbar butuh perjuangan keras, sehingga keberadaan Unsulbar saat ini sebagai salah satu perguruan tinggi negeri di tanah air patut disyukuri.
Dihadapan ribuan peserta jalan sehat yang menunggu pengumuman doorprize, Gubernur AAS mengungkapkan sejumlah kisah perjuangan menjadikan Unsulbar sebagai perguruan tinggi negeri.
” Salah satu sejarah terpenting itu adalah saat kita mendatangkan wakil presiden Boediono ke Majene tahun 2012, saat itu pak Boediono menjanjikan penegerian Unsulbar dan akhirnya yang kita saksikan sekarang, Unsulbar bisa menjadi perguruan tinggi negeri,” kata AAS.
AAS yang sisa 17 hari lagi sebagai gubernur Sulawesi Barat dalam periode kedua jabatannya menyampaikan, setelah tidak lagi menjadi gubernur akan tetap mengawal kelanjutan pembangunan Unsulbar.
” Di kampus baru nanti ( Padha- Padhang, Tande,- ) kita akan bangun kampus lagi, insya Allah itu tidak akan sulit karena kita juga didukung bapak wakil presiden,” kata AAS.
Selain menjanjikan pembangunan kampus baru, gubernur AAS juga menyatakan mendorong kembali pendirian bandar udara di Majene dan sekitarnya.
Menurutnya bandara sangat penting bagi Unsulbar karena akan mendukung mobilitas para pengajar dari luar Sulbar.
” Bandara sangat penting bagi Unsulbar, guru – guru besar serta dosen dari luar akan lebih mudah datang bila tersedia bandara,” janji Anwar.
Diakhir sambutannya, Gubernur AAS langsung mengumumkan ikut menyumbang dua paket umrah, satu paket umrah sebelumnya disumbangkan wakil ketua DPRD Sulbar H. Harun.
Dengan tambahan hadiah dari AAS, total hadiah umrah yang diundi panitia menjadi tiga paket.
Pemenang paket umrah dies natalis Unsulbar masing – masing : Ahmad Hariyadi, warga Tinambung, Dua peraih hadiah umrah lainnya adalah Muhammad Tarkim, warga Pambusuang dan Dasriani, staf Fakultas Peternakan dan Perikanan Unsulbar (RD01)

