Mahasiswa Kesulitan Lahan Praktek, Ajbar DPR : Perhutanan Sosial Dapat Menjadi Solusi

Mahasiswa Kesulitan Lahan Praktek, Ajbar DPR : Perhutanan Sosial Dapat Menjadi Solusi

- in Berita, Kabar Kampus
46
0
Mahasiswa Peternakan Unsulbar Praktikum Lapang Ilmu Penyakit Hewan. (Foto : Redaksi)

Mahasiswa Fapetkan Unsulbar  didampingi Dosen saat melalukan praktikum mata kuliah Ilmu Penyakit Hewan di tahun 2024.  (Foto : Dok.)

karakterunsulbar.com – Ditengah upaya untuk terus meningkatan kualitas pembelajaran, mahasiswa Universitas Sulawesi Barat masih menghadi kendala lahan untuk tempat praktek.
DPR-RI menawarkan solusi penggunaan lahan Perhutanan Sosial untuk menjadi lokasi praktek perkuliahan.

Kebutuhan lahan praktek sebagai penunjang utama perkuliahan disampaikan Dekan Fakultas Peternakan dan Perikanan (Fapetkan) Unsulbar, Prof. Dr. St. Nurani saat sesi dialog Seminar Nasional Mahasiswa Perikanan, Senin, 4/5/2026.
Dalam dialog itu, pemateri adalah Anggota DPR-RI, Ajbar. Hadir juga memberikan pengantar, Rektor Prof. Muhammad Abdy.

” Kebutuhan utama kita untuk saat ini adalah lahan yang akan digunakan sebagai tempat praktek, kami punya dosen – dosen muda yang energik, namun untuk kegiatan praktek, baik untuk peternakan atau perikanan, masih terkendala lahan,” kata Dekan Prof. St. Nurani.

Anggota DRP-RI, Ajbar menyampaikan materi di Seminar Nasional Perikanan di kampus Unsulbar, 04/05/2026.

Senada dengan dekan, Dosen Perikanan Unsulbar, Rahmat Januar, M.Si menjelaskan, Praktik atau praktikum dalam mata kuliah peternakan dan perikanan sangat krusial untuk menjembatani teori yang dipelajari di kelas dengan realitas di lapangan.

” Mahasiswa membutuhkan keterampilan teknis, manajemen yang kompleks, serta pemahaman langsung mengenai perilaku hewan ternak atau ikan,” kata Rahmat.

Perhutanan Sosial

Menanggapi kesulitan lahan praktek yang disampaikan Civitas Akademika Fapetkan Unsulbar, Anggota DPR- RI, Ajbar menyampaikan kesediaanya untuk membantu mencarikan solusi.

” Saya siap membantu kampus mendapatkan akses lahan untuk praktek melalui program Perhutanan Sosial,” kata Ajbar.

Ia mengatakan, kabupaten di Sulbar masih memiliki lahan yang cocok untuk menjadi lahan praktek mahasiswa. DI DPR-RI, Ajbar berada di Komisi IV yang membidangi sektor Pertanian, Lingkungan Hidup, Kehutanan, dan Kelautan/Perikanan.

Dikutip dari laman Kementerian Kehutanan, Program Perhutanan Sosial itu akan membuka kesempatan bagi masyarakat untuk mengajukan hak pengelolaan area hutan kepada pemerintah.

Setelah disetujui maka masyarakat dapat mengolah dan mengambil manfaat dari hutan dengan cara-cara yang ramah lingkungan.

Dosen Perikanan Rahmat Januar menyatakan ide Perhutanan Sosial yang disampaikan DPR-RI merupakan solusi yang teknis, mahasiswa dapat memperoleh proses pembelajaran yang lebih immarsive. (RD01)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga

Mahasiswa Perikanan Gelar Lomba Karya Tulis Ilmiah, Peserta Berbagai Kampus Bawa Ide Menarik

Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) yang digelar Himapri