Wakil Dutar Besar (Dubes) Amerika Serikat untuk Indonesia, Brian McFeeters berkunjung ke Kabupaten Majene, Selasa (14/02).
Brian bersama konsulat jenderal AS di Surabaya Heather Variava memberikan kuliah umum bagi mahasiswa Unsulbar bertempat di vila Bogor Majene.
Rektor Unsulbar, Akhsan Djalaluddin bersama civitas akademikanya hadir. Termasuk Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majene yang diwakili asisten II Lawaji dan Ketua DPRD Darmansyah yang hadir dalam kuliah umum yang membahas hubungan bilateral antara Amerika Serikat dan Indonesia.
” Kuliah Umum Wakil Dubes AS di Unsulbar terlaksana atas kerjasama Unsulbar dengan kantor Kedubes AS, ini tentu pengalaman yang sangat berharga bagi civitas akademika Unsulbar,” kata Ketua panitia kuliah umum Unsulbar, Farhanuddin.
Saat memberikan kuliah umum, Brian-mcFeeter memotivasi seluruh mahasiswa yang hadir. Utamanya dalam memanfaatkan beasiswa dari Amerika untuk mahasiswa Indonesia yang mencapai ribuan saat ini.
“Saat ini mahasiswa Indonesia yang belajar dan memperoleh beasiswa di Amerika Serikat mencapai 8.000 mahasiswa. Kalau mahasiswa Amerika yang kuliah disini masih sedikit, hanya sekitar 500 Anda. Seharusnya seimbang, jadi Indonesia juga harus meningkatkan pendidikannya,” kata Brian-mcfeeter.
Brian McFeeeter menyinggung tentang pelaksanaan Pemilu di negaranya. Menurutnya, proses demokrasi itu yang memenangkan Donal Trump itu sudah baik tapi belum sempurna. Ia beserta rombongan dijadwalkan akan memantau proses pelaksanaan pemungutan suara Pilgub Sulbar di Majene, Rabu 15 Februari 2017.
Alam Sulbar juga dipuji Brian-mcfeeter. Saat turun dari pesawat, ia disuguhi pegungan hijau di Mamuju dan dimanjakan pemandangan menakjubkan sepanjang perjalan dari Mamuju hingga Majene.
“Alamnya wow luar biasa. Kami melihat pantai, turun dari pesawat di Mamuju ada gunung hijau. Semuanya bersih. Susah menemukan seperti ini (di daerah lain,” takjubnya.
Saat berkunjung ke Majene, rombongan Dubes naik dua mobil Toyota Avanza yang dikawal mobil Polantas. Sampai di hotel, ia disambut mahasiswa dan civitas akademika Unsulbar dan tarian khas Mandar. Kemudian mereka menyantap makanan khas Mandar yang disediakan panitia. ( RD01)

