Lawan Berita Hoax, Kang Maman Kuliah Umum di Unsulbar

Lawan Berita Hoax, Kang Maman Kuliah Umum di Unsulbar

- in Berita
1273
0
Maraknya berita hoax belakangan ini terutama di media sosial memerlukan sinergi semua pihak untuk melawannya.
Salah satu upaya melawan berita sampah tersebut adalah dengan meningkatkan literasi media.
Informasi Hoax dinilai membahayakan bahkan mengancam keutuhan berbangsa dan bernegara.
 
Reporter KARAKTER, Mizbah Sabaruddin ( Pendidikan Fisika 2013 ) melaporkan, seruan melawan berita hoax tersebut disampaikan Maman Suherman atau Kang Maman saat membawakan kuliah umum di kampus Universitas Sulawesi Barat ( Unsulbar ) Majene, kamis (16/03). 
 
Kang Maman yang merupakan penulis buku ini juga dikenal sebagai notulen di acara Indonesia Lawak Klub ( ILK ) yang setiap pekan tayang di TV nasional Trans7.
 
” Pemahaman yang benar tentang media adalah salah satu upaya mencegah informasi hoax semakin tersebar luas, minat baca harus terus ditingkatkan, selama ini fenomenanya, orang yang malas baca tapi justru paling cerewet di media sosial,” kata Maman dihadapan ratusan mahasiswa Unsulbar, Kamis ( 16/03).
 
Kuliah Umum bertajuk ” Melawan Hoak, Memperteguh Integrasi Bangsa” tersebut digelar atas kerjasama Lembaga Penerbitan dan Penyiaran KARAKTER Unsulbar bekerjasama dengan HMJ Gerakan Mahasiswa Politik (GEMAPOL) FISIP Unsulbar. 
Disamping kang Maman, hadir dalam kuliah umum tersebut antara lain Wakil Rektor II Anwar Sulili, ketua Program Studi Ilmu Politik, Muhammad, aktivis budaya Mandar Muhammad Ridwan Alimuddin.
Bertindak sebagai mederator, dosen FISIP Unsulbar, Farhanuddin.
Foto – Foto : Mizbah Sabaruddin / KARAKTER
 
Kang Maman lelaki kelahiran Makassar 10 November 1965 ini adalah seorang alumni Jurusan Kriminologi FISIP-UI yang meniti karir sebagai jurnalis hingga menjadi redaktur pelaksana / pemimpin redaksi di Kelompok Kompas-Gramedia (1988-2003). 
 
Setelah itu, beliau menjadi kreator / penulis skrip / produser hingga managing director di Rumah Produksi Avicom (2003-2011) dan menghasilkan lebih dari 50 judul berbagai program TV dengan lebih dari 1.000 episode.
 
Pada kuliah umum di Unsulbar, Kang Maman juga mengingatkan para mahasiswa bila mendapat kiriman informasi di media sosial tidak langsung menyebarluaskan sebelum melakukan verifikasi terhadap informasi tersebut.
 
” Jangan mau cepatnya saja, informasi yang mau disebar harus juga benar. Ingat dalam Undang – Undang Informasi Transaksi Elektronik ( ITE,-) penyebar informasi bohong juga dapat dikenai hukuman,” tambah Maman.  
 
Secara terpisah, Ketua HMJ GEMAPOL FISIP Unsulbar, Sumitro menjelaskan,  tema tentang Hoax dipilih melihat fenomena belakangan ini semakin marak penyebaran informasi hoax khususnya di media sosial.
 
“Mahasiswa sebagai kelompok masyarakat terdidik harus bergerak aktiv dalam mencegah dan melawan informasi hoax, makanya ketika kami tahu Kang Maman datang di Polewali Mandar, kami ajak berbagai ilmu di Unsulbar,” jelas Sumitro.
 
Maman Suherman juga merupakan salah seorang penggagas Panasonic Gobel Award, dan juga penulis belasan buku salah satunya berjudul Re:, novel fenomenal yang menceritakan kisah nyata perdagangan perempuan yang dipaksa menjadi pelacur lesbian.
Beliau juga menjadi pemandu acara talkshow “Matahati” dan mentor “Stand Up Comedy Indonesia” di Kompas TV. (RD01)  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga

Mahasiswa Perikanan Gelar Lomba Karya Tulis Ilmiah, Peserta Berbagai Kampus Bawa Ide Menarik

Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) yang digelar Himapri