Pete-Pete Kampus, Beroperasi Pagi Sampai Sore

Pete-Pete Kampus, Beroperasi Pagi Sampai Sore

- in Kabar Kampus
2492
0

Foto: Trayek Pete-Pete Kampus Unsulbar

Karakterunsulbar.com- Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) bersama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Majene (Pemda Kab. Majene) telah launching trayek kampus Unsulbar, Senin, (04/11/2019) dan siap dioperasikan besok, mulai pagi sampai sore hari. (05/11/2019)

Kegiatan yang dilaksanakan di pelataran Gedung Rektorat ini diresmikan langsung oleh Bupati Majene, Dr. H. Fahmi Massiara, M.H.

Dalam sambutannya, Fahmi berharap fasilitas ini mampu memperlancar proses perkuliahan mahasiswa di Unsulbar.

“Dan semoga fasilitas ini bisa menjadi penunjang akreditasi kampus,” lanjutnya.

Penyediaan sarana transportasi oleh Pemda Kab. Majene melalui Dinas Perhubungan (DISHUB) Kabupaten Majene ini merupakan respon atas permintaan kampus dan keluhan dari civitas akademika Unsulbar.

Hal ini diugkapkan oleh Kepala DISHUB, H Mithhar, saat menyampaikan sambutannya dalam pembukaan.

“Hal ini sudah lama direncanakan, dan karena jalanan sudah baik jadi trayek kampus ini bisa terlaksana,” jelasnya saat ditanya lebih lanjut usai launching.

Rektor Unsulbar, Akhsan Djalaluddin mengaku bangga akan pengadaan angkutan kampus ini melihat dapat dimanfaatkan bagi mahasiswa yang tidak memiliki transportasi pribadi.

“Karenanya kami juga meminta 175 titik lampu jalan termasuk dalam kampus untuk fasilitas jalur mahasiswa nanti,” lanjutnya.

Turut hadir dalam launching, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kab. Majene, Salmawati Djamado, pejabat dan pegawai Dinas Perhubungan Kab. Majene, Komandan Kodim (Dandim) 1401 Majene, Letkol Inf Ragung Ismail Akbar, serta Civitas Akademika Unsulbar.

Trayek Unsulbar saat melewati jalur ke kampus utama sebagai rangkaian launching

Pengoperasian Trayek Kampus Unsulbar

H. Mithhar menjelaskan, angkutan kampus ini akan berputar setiap hari perkuliahan dari rektorat ke Fakultas Kesehatan (Fikes), lalu masuk Jln. Pemuda sampai ke kampus utama.

Dari kampus utama menuju Jln. Baru Tunda Masjid 45′ tembus Jln. Ahmad Kirang, selanjutnya belok menuju Jln. K.H. Muh. Saleh (depan gereja), lalu belok ke Jln. Andi Pangerang Pettarani (APP). Dari Jln APP, belok ke Jln. Jend. Sudirman (halte Alfamidi), lalu menuju rektorat.

Untuk tarif masing-masing pemberhentian, Dari rektorat ke Fakultas Kesehatan bertarif Rp. 1.000, untuk lanjut ke kampus utama bertarif Rp. 2.000,.

Selanjutnya, dari kampus utama ke halte Alfamidi bertarif Rp. 2.000, lalu dari Alfamidi ke Fakultas Kehutanan bertarif Rp. 1.000, sedangkan lanjut ke rektorat bertarif Rp. 2.000.

Ia juga menjelaskan untuk penambahan angkutan akan dilakukan secepatnya setelah memperhatikan jalannya trayek nanti.

Rektor Akhsan menjelaskan, trayek ini tidak diperuntukkan jalur Lino Maloga, melihat jalur yang tidak memadai.

“Jalurnya tidak luas, khawatirnya ada kendaraan roda empat dari arah yang berlawanan,” tuturnya.

Ia juga meminta kepada DISHUB untuk pengoperasiannya bisa memonitoring masing-masing supir terkait titik kumpul mahasiswa nantinya.

About the author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga

Mahasiswa Perikanan Gelar Lomba Karya Tulis Ilmiah, Peserta Berbagai Kampus Bawa Ide Menarik

Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) yang digelar Himapri