Foto: Rektor Akhsan saat meinpin rapat
Karakterunsulbar.com- Rektor Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) Dr. Akhsan Djalaluddin dengan stafnya kembali membentuk panitia pemilihan Presiden Mahasiswa bersama para ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas dan Himpunan lingkup Unsulbar.
Rapat pembentukan dilaksanakan di Tasha Center Majene, Rabu pagi, (6/11/2019). Dalam rapat tersebut, membahas sejumlah opsi pembentukan panitia Musyawarah Besar (Mubes) BEM Universitas dan agenda pemilihan Presma.
Rektor Akhsan selaku pimpinan rapat langsung memberikan 3 opsi untuk pembentukan panitia pemilihan Presma Unsulbar.
Tiga opsi tersebut yaitu panitia pelaksana berasal dari satu mahasiswa sebagai perwakilan 8 BEM Fakultas dan 18 Himpunan, berasal dari staf Unsulbar yang ditunjuk Rektor Akhsan, atau berasal dari keduanya.
“Saya ingin memberikan tiga opsi, dari itu segera bentuk panitia pelaksana,” jelas Akhsan.
Diskusi yang lancar, forum menyepakati bahwa panitia berasal dari satu orang perwakilan setiap BEM Fakultas dan Himpunan serta satu orang staf yang ditunjuk Rektor Akhsan dengan catatan staf tersebut hanya sebagai pendamping, tidak berhak mengurusi soal teknis panitia.
Setelah forum menyepakati hal tersebut. Rektor Akhsan berharap agar para ketua BEM Fakultas dan himpunan mengawal sampai terpilihnya Presma Unsulbar yang baru.
Dan panitia tidak kembali gagal dalam melaksanakan tanggung jawab, seperti panitia sebelumnya yang telah dibentuk.
Juga Rektor Akhsan berharap agar Presma sudah ada sebelum Dies Natalis Unsulbar yang ke-12 yang akan dilaksanakan 30 November 2019 mendatang.
“Paling lambat 15 sampai 20 november sebelum Dies Natalis Unsulbar,” harap Akhsan.
Kegagalan Panitia Sebelumnya Menurut Rektor Akhsan.
Di akhir masa jabatannya pada periode pertama sebagai Rektor Unsulbar. Ia telah membentuk panitia namun gagal menyelesaikan tugasnya.
“Padahal kampus pada saat itu telah mengeluarkan dana untuk pelaksanaan Mubes BEM-Universitas, mestinya pada PKKMB kemarin harusnya sudah ada Presma,” jelasnya.
Terkait dengan dana yang telah dikeluarkan, Rektor Akhsan berharap, tidak usah dipermasalahkan tetapi menjadi bahan pelajaran untuk semua pihak.
Salah satu penyebab gagalnya panitia sebelumnya karena tidak lama setelah dibentuk, ketua panitia bukan lagi mahasiswa. Serta beberapa masalah yang dialami.
Oleh karena itu, Rektor Akhsan berharap agar panitia ini tidak kembali gagal.

