Di Bawaslu Goes To Campus, KPU Sulbar Ajak Mahasiswa Kawal Pilkada

Di Bawaslu Goes To Campus, KPU Sulbar Ajak Mahasiswa Kawal Pilkada

- in Kabar Kampus
1355
0

Foto: Komisioner KPU Sulbar (Farhanuddin) saat menjadi narasumber di Bawaslu Goes to Campus

Karakterunsulbar.com – Komisi Pemilihan Umum Sulawesi Barat (KPU Sulbar) mengajak mahasiswa turut mengawasi pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2020 khususnya di empat kabupaten se Sulbar.

Komisioner KPU Sulbar, Farhanuddin menyampaikan hal tersebut pada acara Bawaslu Goes To Campus di Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) Majene, Jumat, 14 Februari 2020.

Saat ditemui usai kegiatan, Farhan menjelaskan bahwa pemilihan demokratis terwujud juga berkat peranan mahasiswa, karenanya di Pilkada serentak ini, hal tersebut sangat dibutuhkan.

“Mahasiswa membantu mensosialisasikan pentinya pemilihan dan mekanisme ke masyarakat,” ujarnya.

Ia juga berpesan, agar mahasiswa mampu menjadi pemilih yang cerdas dan berkualitas.

Selain Farhanuddin, narasumber dalam seminar tersebut adalah Komisioner Bawaslu RI, Rahmat Bagja dan Wakil Rektor Unsulbar, Anwar Sulili.

Hadir juga dalam acara tersebut, Ketua Bawaslu Sulbar, Sulfan Sulo bersama para anggota Bawaslu Sulbar dan Bawaslu Kabupaten se Sulbar, Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unsulbar, Dr. Burhanuddin serta Ketua Program Studi Politik Unsulbar, Muhammad yang bertindak sebagai moderator.

Selain mengajak mahasiswa mengawal Pilkada, Farhan, sapaan akrabnya juga menjelaskan tahapan Pilkada sesuai rencana dan regulasi.

Ia menjelaskan, sudah merampungkan dengan persetujuan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) di empat kabupaten yang menggelar Pilkada yakni; kabupaten Majene, Mamuju, Mamuju Tengah dan kabupaten Pasangkayu.

Lanjut Farhan, KPU kabupaten di empat daerah tersebut, juga sedang merampungkan rekrutmen penyelenggara tingkat kecamatan dan disusul tingkat desa/kelurahan.

Menurut dosen non aktif Unsulbar itu, Pilkada serentak 2019 di Sulbar yang berjalan sukses, ditandai dengan tingginya partisipasi pemilih mencapai 84 persen, kemudian pelaksanaan pemilihan mulai dari pendataan pemilih, pungut hitung hingga sidang perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) juga dilalui dengan hasil yang baik.

Dari 10 perkara gugatan hasil Pemilu di Sulbar yang diajukan ke Mahkamah Konstitusi (MK), semua “dimenangkan” KPU.

“Pemilihan umum 2019 yang begitu banyak calon, Alhamdulillah kita bisa sukses. Untuk Pilkada yang calonnya lebih sedikit dibanding pemilu legislatif 2019, insha Allah kita juga bisa laksanakan dengan sukses. Kemitraan dengan pihak Bawaslu sebagai pengawas juga sangat membantu KPU sebagai penyelenggara teknis,” jelas mantan sekretaris Aliansi Jurnalis Independen (AJI) kota Mandar, Sulbar 2009 – 2012 itu.

Peran Kampus

Harapan agar mahasiswa peduli untuk terselenggaranya Pilkada yang bersih, jujur dan berintegritas juga disampaikan Ketua Bawaslu RI, Rahmat Badgja.

Menurut Rahmat yang juga berlatar belakang dosen, pemilu era reformasi yang ditandai dengan pemilu secara langsung ikut dibidani oleh civitas akademika kampus.

“Makanya saat di awal reformasi itu, dari kampus lahir pemantau misalnya Forum Rektor, lembaga pemantau lainnya juga diisi para aktivis kampus, sehingga sangat ideal para mahasiswa masa kini juga aktif ikut mengawasi pelaksanaan pemilihan kepala daerah,” kata Rahmat yang tampil dengan songkok biring khas Sulawesi serta berkalung sutera Mandar.

Peran aktif mahasiswa itu kata Rahmat Badgja dapat diwujudkan dalam bentuk sejumlah kegiatan seperti Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Pengawasan Pilkada.

“Bawaslu juga punya program magang, mahasiswa dapat magang di Bawaslu untuk belajar secara langsung tentang pengawasan pemilu,” kata Rahmat.

Acara Bawaslu Goes To Campus yang digelar Bawaslu Majene itu juga diisi penandatanganan naskah persetujuan kerjasama Bawaslu Majene dengan Unsulbar dalam kegiatan pengawasan Pilkada.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga

FOTO : Satu Hari, Berjuta Cerita, Berbagi Kebahagiaan di Panti Asuhan

Foto 1 : Rektor Unsulbar, Prof. Muhammad Abdy