Foto : suasana perkuliahan di ruangan gedung HG Padhang-padhang Unsulbar
Laporan : Syahril (Ilmu Hukum, 2019)
Karakerusulbar.com – Mahasiswa Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) kembali menyampaikan keluhan, kali ini, perihal belum berfungsinya mesin penyejuk ruangan atau Air Condition (AC) di ruang kelas gedung HG, kampus Padhang-padhang, kelurahan Tande Timur.
Pihak kampus meminta mahasiswa untuk dapat memaklumi keadaan dan bersabar, alasannya pasokan listrik belum sepenuhnya stabil ke gedung tersebut.
Mahasiswa menyatakan suhu udara Majene yang panas sangat mempengaruhi suasana belajar di kelas, terutama di siang hari, sehingga mahasiswa berharap mesin penyejuk ruangan dapat difungsikan.
Kipas angin yang terpasang dirasakan para mahasiswa belum cukup menyejukkan ruangan.
Kepada karakterunsulbar.com, Selasa, 11 Maret 2020, Nurnaningsih (Pendidikan Bahasa Inggris, 2019). Ia menginginkan pihak universitas segera memfungsikan mesin penyejuk ruangan kelas gedung HG.
“Sebaiknya pihak kampus segera memfungsikan AC, kita sangat membutuhkan. Semoga tidak menjadi pajangan ruangan,” ujarnya. (11/3)
Hal serupa juga diungkapkan Ahmad Alif (Ilmu Hukum, 2019), yang mengeluh terkait AC yang belum berfungsi.
“Kipas angin di ruangan tidak terlalu berefek menyejukkan ruangan,” ungkapnya saat ditemui di sela perkuliahan. Selasa, (12/3/2020)
Terdapat 11 ruangan di gedung HG yang sudah dipasang AC namun belum difungsikan, sedang 9 belum dipasangi.

Listrik
Secara terpisah, Kasubag Rumah Tangga Barang Milik Negara (BMN) Unsulbar, Kasman menjelaskan, belum difungsikannya AC di gedung HG karena kapasitas listrik belum memadai, status gedung juga masih dalam tahap pembangunan.
“Wakil Rektor belum mengizinkan karena ditakutkan terjadi sesuatu yang tidak diinginkan,” jelasnya saat ditemui di Rektorat Unsulbar. (11/3)
Karenanya, ia meminta mahasiswa maklum, serta tetap bersabar terkait dengan pendingin ruangan yang belum berfungsi sampai saat ini.
“Kami harap mahasiswa bersabar karena gedung masih berstatus rawan,” tutupnya.

