Olah Pangan Lokal Mahasiswa Biologi, Santan Obat Awet Muda

Olah Pangan Lokal Mahasiswa Biologi, Santan Obat Awet Muda

- in Berita
901
0
Mengonsumsi santan kelapa secara teratur ternyata bisa membuat jadi awet muda.
Kandungan lemak, nutrisi pada santan bisa membantu mencegah penuaan pada manusia.
Makanan bersantan selama ini banyak ditemukan di makanan tradision suku Mandar, Sulawesi Barat.
Untuk memasyarakatkan makanan lokal Mandar tersebut, para mahasiswa Pendidikan Biologi menggelar makan bersama hasil olahan makanan lokal di kampus Unsulbar, ruang kuliah Fakultas Matematika IPA,  Kamis (26/05).
 
Keterangan yang dihimpun, acara makan bersama tersebut merupakan rangkaian dari mata kuliah Praktikum Gizi dan Kesehatan.
pada acara makan bersama Pangan Lokal olahan mahasiswa itu tersaji berbagai jenis makanan tradisional, mulai Pisang Rebus Santan ( Loka Anjoroi ), Ubi Rebus Santan ( Lameayu Anjoroi ), Nasi Santan.
Sajian lauk juga menarik karena berbagai varian olahan ikan juga disajikan salah satunya ikan bakar campur keju.
 
Dosen pengasuh mata kuliah Gizi dan Kesehatan, Nurhikma Ramadhan menjelaskan praktikum olah makanan ini merupakan materi wajib dari matakuliah dimaksud.
Mengenai makanan tradisional Mandar yang banyak berbahan santan, Nurhikma punya penjelasan tersendiri.
 
Menurutnya makanan berbahan santan dan seafood memang mengandung kolesterol, salah satunya adalah kolesterol baik yang dapat mengusir kolesterol jahat.
 
” Pada Santan terkandung Phytosterol yang baik untuk tubuh. Pada Santan kelapa misalnya, Serat, Lemak, Nutrisi serta Antioksidan bisa membantu mencegah penuaan, jadi bagi yang mengonsumsi santan kepala secara teratur, kemungkinan besar Dia akan awet muda,” Ungkap Nurhikma.
 
Acara praktikum dan dilanjutkan makan bersama pangan tradisional olahan mahasiswa Pendidikan Biologi berlangsung semarak,
puluhan orang hadir, mulai dari mahasiswa, dosen Fakultas MIPA dan dosen dari fakultas lainnya.
Acara juga berlangsung penuh keakraban, dosen dan mahasiswa berbaur duduk lesehan menikmati makanan tradisional Mandar yang tentunya gurih bersantan (fh) 

About the author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga

Manisnya Asa di Desa Saragian: Kolaborasi Mahasiswa Unsulbar dan Pengrajin Aren Menembus Pasar Digital

Pengrajin Aren di desa Saragian, kecamatan Alu, Polewali