Kunjungan kerja Menristek Dikti Mohammad Nasir ke Unsulbar ke Unsulbar juga akan diisi dengan dialog antara Menteri Mohammad Nasir dengan para calon P3K ( Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja ) Unsulbar.
Ratusan calon P3K Unsulbar saat ini dalam proses pengangkatan oleh pemerintah pusat, mereka terdiri atas dosen dan staf.
Rencana dialog antara menteri dan calon P3K Unsulbar saat kunjungan kerja ke Majene disampaikan ketua IKatan Lintas Pegawai ( ILP ) Unsulbar, Umar Sahaf.
Ia mengatakan menteri yang meminta waktu untuk bertemu berdialog dengan para dosen dan staf calon P3K.
” Kami sudah diberi tahu pak Rektor melalui telepon bahwa menteri meminta berdialog khusus dengan (calon,-) P3K,” kata Umar yang juga dosen Pendidikan Bahasa Inggris.
Seperti diberitakan sebelumnya, Menteri Mohammad Nasir dan Rombongan akan melakukan kunjungan kerja di Majene, mulai Ahad (21/08) sampai Senin (22/08)
Agenda utama kunjungan Menteri kali ini adalah meninjau pembangunan kampus baru Unsulbar di lingkungan Padha-Padhang, kelurahan Tande Timur, kecamatan Banggae Timur.
Kesempatan berdialog dengan menteri itu akan digunakan sebaik-baiknya oleh calon P3K untuk menyampaikan sejumlah hal penting mulai dari status P3K hingga perbaikan kualitas layanan pendidikan di tanah air termasuk di Unsulbar.
Mengenai tempat dan waktu dialog, apakah di masjid Agung atau di kampus baru, masih dibicarakan lebih lanjut.
“Dua hal penting yang akan disampaikan ke Menteri, yang pertama, permintaan revisi Peraturan Menteri nomor 38/2016 tentang tata cara pengangkatan dan pemberhentian P3K dan pernyataan menolak rencana merger fakultas di Unsulbar,”kata Umar yang tengah menyelesaikan pendidikan Doktoral (S3).
Dalam beberapa kali kesempatan, Umar menyampaikan salah satu pasal yang mendesak direvisi di Permen 38/2016 itu adalah pasal 9 tentang masa perjanjian kerja P3k.
Di pasal 9 tertulis, masa perjanjian kerja P3K maksimal 4 (empat) tahun, sementara ILP menginginkan masa perjanjian kerja harus sampai pensiun.
” Kami mengharapkan semua rekan – rekan dosen dan staf calon P3K untuk hadir sejak Ahad pagi di lokasi kedatangn menteri di depan masjid Agung,” jelas Umar. (rd01)

