Kuliah Kerja Nyata ( KKN ) Gelombang ke VIII dipastikan mundur dari jadwal semula.
Lembaga Penelitian Pengabdian Kepada Masyarakat dan Penjaminan Mutu ( LPPM & PM ) menyatakan semula keberangkatan KKN tanggal 20 Maret 2017, namun telah diputuskan untuk ditunda sampai waktu yang akan ditentukan kemudian.
“Jadi KKN ditunda, ini karena masih ada pemeriksaan inspektorat di kampus, sehingga belum bisa proses pencairan, tapi insya Allah kita usahakan tetap bisa berangkat bulan Maret ini,” kata Ketua LPPM & PM Unsulbar, Dr. Abd. Kadir Paloloang kepada KARAKTER, Rabu (15/03).
Ia memastikan penundaan itu karena proses pencairan dana KKN yang juga tertunda karena saat ini masih tengah proses pemeriksaan oleh inspektorat.
Adapun perangkat KKN seperti kepanitiaan dan administrasi persuratan telah rampung.
Untuk KKN gelombang ke VIII merupakan kemitraan dengan program KKN PPM ( Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat) sehingga semua posko KKN akan berada di lokasi KKN PPM.
Lokasi KKN PPM berada di empat kecamatan di dua kabupaten masing – masing : kecamatan Sendana di kabupaten Majene, kemudian kecamatan Binuang, kecamatan Balanipa dan kecamatan Wonomulyo.
” KKN kali ini tidak akan sampai di bulan puasa, sebelum masuk bulan Ramadhan sudah selesai,” tambah Dr. Kadir.
Berdasarkan rapat di LPPM & PM 21 Februari diputuskan sebelum berangkat ke lokasi terlebih dahulu akan digelar pembekalan selama dua hari di kampus. ( RD01)

