Karakterunsulbar.com – Program Kemitraan Masyarakat ( PKM ) Unsulbar menggelar pelatihan pengelolaan mangrove jadi bahan pangan di Mampie Desa Galeso Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat (Sulbar), Senin 10 September 2018.
Program ini digawangi Suparjo Razasli Carong dan Ir Qaizar, MP dari Fakultas Pertanian dan Kehutanan. Serta tim demo pengolahan tepung, Nur Indah Sari Arbit, Ardiansah dam Arliani.
Kali ini, tim mengajari masyarakat Desa Galeso mengolah salah satu jenis mangrove, Bruguiera Gymnorhiza atau nama daerahnya Salaq-salaq jadi tepung. Olahan hasil tepung ini kemudian diolah jadi kue Brownies.

“Jika dibandingkan dengan tepung terigu dari beras dan jagung, nilai karbohidrat dan kalorinya tidak berbeda jauh,” kata Suparjo Razasli Carong, Selasa 11 September 2018.

Selain meningkatkan ekonomi masyarakat, pengolahan ini juga bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pelestarian mangrove. Hal ini bertujuan mengenal lebih jauh potensi ekonomi dari hutan mangrove.
“Jadi masyarakat akan mulai menjaga hutan mangrove karena telah mengetahui potensi ekonominya. Selain memang potensi ekologinya yang juga sangat penting,” lanjutnya.

Sementara itu, untuk peningkatan progam kedepannya, Supardjo yang juga lulusan pasca sarjana UGM Jogjakarta menyatakan, tim akan membuat resep lengkap, serta kelengkapan kebutuhan pemasaran untuk meningkatkan ekonomi masyarakat pesisir Desa Galeso. (RD02)

