Foto: Suasana Seminar and Talkshow Fisheries Festival 2019 di Aula Assamalewuang, Majene, (06/04/2019).
Laporan: Nopriadi Sambo Pasau (Peternakan, 2017)
Karakterunsulbar.com- Untuk pertama kalinya Himpunan Mahasiswa Perikanan (Himapri) Fakultas Peternakan dan Perikanan (Fapetkan) Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) menggelar Seminar and Talkshow Fisheries Festival 2019.
Selain mahasiswa, seminar yang digelar di Aula Assamalewuang Majene pada Sabtu, (06/04/2019) juga mengikutkan nelayan.
Para nelayan diharapkan mampu mengimplementasikan setiap materi dan menjaga kelestarian laut, diantaranya mengenai permasalahan sampah di laut, sampai cara penangkapan ikan yang benar dengan tidak merusak biota laut.
Nelayan yang hadir pun datang dari berbagai daerah se Kabupaten Majene, seperti yang diungkapkan Ganing (Aquaculture, 2017) selaku ketua panitia.
Salah satunya Darwis, nelayan asal Linkungan Tamo, Kelurahan Baurung, Kecamatan Banggae Timur ini mengungkapkan manfaat mengikuti kegiatan tersebut saat dihubungi karakterunsulbar.com. (07/04/2019)
“Saya senang karena menjadi tahu cara merawat laut,” pungkasnya.
Talkshow menghadirkan beberapa pemateri yang sangat berkompeten di bidang perairan dan perikanan, seperti Guru Besar Fakuktas Ilmu Kelautan dan Perikanan Universitas Hasanuddin, Prof. Dr. Akbar Tahir. M.Sc, dan Kepala Dinas Perairan dan Kelautan Provinsi Sulawesi Barat, Ir. H. Parman Parakhasi, M.Sc.
Serta Wakil Sekretaris Jenderal Asosiasi Pemuda Maritim Indonesia (Wasekjed APMI), Kaisar Akhir, S. I. K.,M.Sc, dan
Dosen Budidaya Perairan Unsulbar, Dr. Tenriware, S.Pi.,M.Si.
Prof. Akbar Tahir berpesan dalam penyampaian materinya, semua masyarakat terkhusus nelayan menjaga kelestarian biota laut.
“Semua masyarakat utamanya nelayan harus menjaga kelestarian laut,” tuturnya.

