Terima SK ASN, Dosen Ahli Kakao Dedikasikan untuk Pejuang Unsulbar

Terima SK ASN, Dosen Ahli Kakao Dedikasikan untuk Pejuang Unsulbar

- in Kabar Kampus, Kampusiana
573
0

Foto : ASN PPPK Unsulbar usia menerima Surat Keputusan Pengangkatan (sumber : Humas Unsulbar)

Karakterunsulbar.com – Setelah lebih 10 tahun mengabdi di Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar), seorang dosen yang juga pakar Kakao akhirnya secara resmi terangkat menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Selain diliputi rasa kebahagiaan yang mendalam, pakar tersebut juga terharu, mengenang perjuangan sejak awal mengabdi di kampus Merah Marun.

Mata Rahmaniah berkaca – kaca sesaat namanya dipanggil menerima Surat Keputusan (SK) sebagai ASN PPPK Dosen Unsulbar.

Seperti diberitakan sebelumnya, Rektor Unsulbar, Dr. Akhsan Djalaluddin, Kamis, 27/5/2021, melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan 20 dosen, 22 tenaga kependidikan sebagai ASN PPPK.

Setelah menerima SK, Rahmaniah langsung terkenang 10 tahun yang lalu saat pertama kali masuk mengabdi di Unsulbar.

Rahmaniah mulai masuk menjadi tenaga pengajar di Unsulbar sekitar akhir tahun 2010, Ia menjadi dosen di program studi Agribisnis, Fakultas Pertanian dan Kehutanan.

Sementara untuk bidang Kakao, Rahmaniah juga sudah lebih 10 tahun menjadi periset tananam Kakao.

Ia juga aktif di berbagai penelitian baik internal maupun eksternal kampus dalam memajukan produktivitas tanaman Kakao. Skripsi, Tesis serta Disertasinya semua tentang tanaman Kakao.

Rahmaniah HM.,SP, M.Si (Dosen Agribisnis Fakultas Pertanian dan Kehutanan)

Bahagia dan Terharu

Rahmaniah mengaku sangat bahagia karena setelah 10 tahun mengabdi akhirnya mendapat SK ASN. Disamping rasa bahagia, Rahmaniah merasakan keharuan.

Alumni S1, S2 Pertanian Universitas Hasanuddin tersebut mengungkapkan bahwa yang juga langsung terbayang dalam ingatannya saat menerima SK ASN adalah para pejuang pendiri Unsulbar yang telah wafat.

Ia mengingat sejumlah nama pendiri, pejuang Unsulbar yang telah wafat itu antara lain : almarhum Prof Makmun Hasanuddin, almarhum Ahmad Zamad, serta almarhum Muhammad Syukri.

Menurutnya, berdirinya Unsulbar hingga menjadi perguruan tinggi negeri seperti sekarang ini tak lepas dari kerja keras para pejuang.

“Jasa mereka mendirikan dan membangun Unsulbar insha Allah akan menjadi ladang amal jariah bagi para almarhum, secara pribadi, saya dedikasikan keberhasilan resmi menjadi ASN ini untuk para pejuang untuk yang telah lebih dahulu berpulang,” ungkap Rahmaniah, (28/5).

Professor Makmun Hasanuddin serta Ahmad Zamad selain berjasa mendirikan Unsulbar, juga menjadi lokomotif utama dalam pembentukan provinsi Sulawesi Barat.

Almarhum Muhammad Syukri adalah seorang dosen yang dikenal dengan dedikasinya, sebelum wafat, almarhum berjasa mengantarkan program studi Budidaya Perairan meraih akreditasi B.

“Menerima SK ASN itu membuat saya terhanyut bahagia sekaligus terharu. Almarhum pak Ahmad Zamad itu sangat peduli, selalu membantu kami dosen yang lebih muda, prof Makmun selalu memberi motivasi, almarhum Muhammad Syukri adalah rekan sejawat yang loyal dan penuh dedikasi,” kenang perempuan alumni SMA Campalagian tersebut.

Abadikan Nama

Rahmaniah yang saat ini dalam proses akhir penyelesain doktoral S-3 mengungkapkan, dalam berbagai kesempatan antara lain usai Sholat, Ia kerap mengirimkan doa kepada para pejuang – pendiri Unsulbar khususnya yang sudah wafat.

“Saya berharap nama – nama pejuang Pendiri Unsulbar dapat terus dikenang, misalnya dengan mengabadikan nama pejuang – pendiri Unsulbar pada nama gedung atau ruangan, kita berharap spirit Prof Makmun atau semangat Pak Ahmad Zamad terus mengalir ke generasi muda kedepannya,” kata Rahmaniah yang juga pernah aktif di LSM Pertanian WASIAT.

Saat ini Unsulbar di kampus bukit Padha-Padhang, kelurahan Tande Timur, kecamatan Tande Timur, Majene telah berdiri sejumlah gedung kelas dan laboratorium. Juga sementara dibangun gedung lainnya seperti Perpustakaan.

Setelah resmi terangkat ASN, Rahmaniah bertekad segera menyelesaikan disertasinya di program S-3 tentang Kakao agar segera bisa bekerja sepenuh waktu di kampus Unsulbar. (***)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga

Soal Transparansi Anggaran, Tuntutan Mahasiswa dan Tanggapan Dekan FISIP

Foto : aksi mahasiswa FISIP tuntut transparansi anggaran