Foto : Kerumunan di pintu keluar wisudawan
Karakterunsulbar.com – Pelaksanaan Wisuda Luring Program Sarjana S1 X Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) Rabu, 7 Juli 2021 di Aula Ilaikal Mashir Majene berujung timbulkan kerumunan.
Hal ini disebabkan oleh peserta dan keluarga wisudawan yang menunggu selesainya prosesi wisuda untuk berfoto bersama hingga berujung memenuhi pelataran dan pintu Aula.
Dari pantauan karakterunsulbar.com, kerumunan memuncak di pintu keluar wisudawan yakni sisi belakang Masjid Ilaikal sampai ke tempat Wudhu perempuan sisi kanan Masjid.
Meski menggunakan masker, ratusan orang tersebut mengabaikan standar protokol Covid jaga jarak.

Kepolisian Resor (Polres) Majene yang bertugas mengawasi jalannya kegiatan pun menegur Panitia pelaksana Wisuda Unsulbar untuk mempercepat prosesi wisuda dan membubarkan kerumunan di luar Aula Ilaikal.
Dari percakapannya dengan ketua Panitia, Muhammad Nasir Badu, Kabag OPS Polres Majene, AKP Ujang Saputra sempat menyebutkan, akan membubarkan kegiatan wisuda yang sedang berlangsung jika kerumunan masih ada. Juga, izin berkegiatan hanya berlaku sampai 10.00 WITA. Hingga akhirnya panitia bersama anggota Polres Majene bergerak untuk membubarkan kerumunan keluar gedung.
Rektor Unsulbar, Akhsan Djalaluddin sangat menyayangkan kerumunan tersebut, mengingat panitia telah merencanakan pelaksanaan wisuda tanpa menimbulkan kerumunan.
“Kita sudah buat perencanaan untuk wisudawan segera pulang setelah kegiatan, tapi ternyata peserta berkerumun di luar buat foto-foto,” ungkapnya saat ditemui usai kegiatan, (07/07).
Rektor Akhsan juga menyebutkan bahwa panitia telah meminta izin untuk pelaksanaan wisuda, pun Protokol Kesehatan dilakukan secara ketat dengan pengadaan Tim kesehatan yang memeriksa wisudawan dengan cek suhu, pemberian masker, dan tempat cuci tangan.
Dikonfirmasi terpisah oleh Nasir Badu, ia menjelaskan, pelaksanaan wisuda luring merupakan keinginan peserta sendiri. Dan Unsulbar memutuskan pelaksanaan wisuda secara langsung saat Majene masih Zona Hijau ketika meminta izin ke Satuan Tugas (Satgas) Covid-19.
“Kami sudah meminta izin ke Satgas Covid-19, menyampaikannya juga ke Polres, dan kami dapat izin untuk kegiatan ini,” ujarnya, (07/07).
Ia mengaku, panitia telah menyampaikan kepada wisudawan untuk tidak membawa keluarga ke sekitar Masjid Ilaikal. Juga telah berkoordinasi dengan Polres untuk menjaga keamanan dan mencegah keluarga wisudawan memasuki gedung Ilaikal.
“Ternyata perkembangannya masyarakat membludak sehingga acara harus dipercepat,”
Kegiatan juga molor sampai 11.00 WITA, Nasir mengatakan, hal ini dikarenakan beberapa sambutan menggunakan waktu cukup lama, meski sebenarnya toleransinya adalah sampai 10.30 WITA.

