Akreditasi Insitusi Unsulbar, Tim : Sementara Berpores, Hadapi Transisi Regulasi

Akreditasi Insitusi Unsulbar, Tim : Sementara Berpores, Hadapi Transisi Regulasi

- in Berita, Kabar Kampus
49
0

Ketua Tim Akreditas Unsulbar, Dr. Rita Bulan, M.Si. (Foto : Vinolia ).

Karakterunsulbar.com — Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) saat ini tengah berada dalam re-akreditasi institusi. Berbagai persiapan dan tahapan strategis terus dipacu oleh tim akreditasi demi meraih hasil yang optimal.

Dalam regulasi akreditasi, penilaian utama meliputi antara lain; aspek akuntabilitas, Tri Dharma Perguruan Tinggi dan Budaya Mutu.

Ketua Tim Akreditas Unsulbar, Dr. Rita Bulan, M.Si, kepada jurnalis karakterunsulbar.com, Vinolia menjelaskan, bahwa hingga pertengahan Mei 2026, proses submisi dokumen akreditasi telah memasuki antrean sistem.

Ia menyebut, berdasarkan pembaruan terakhir, usulan Unsulbar berada pada nomor antrean 20, kemudian di saat yang sama, pihak kampus juga sedang merampungkan proses sinkronisasi data program studi (prodi).

Dr. Rita mengungkapkan, bahwa secara umum seluruh program studi di Unsulbar telah berstatus terakreditasi. Namun, saat ini tim masih menunggu pembaruan status untuk satu prodi, yaitu Profesi Dokter.

“Surat Keputusan (SK) akreditasi untuk Profesi Dokter sebenarnya sudah ada, namun belum diperbarui oleh Pusdatin Kementerian. Kami saat ini tinggal menunggu proses pembaruan data tersebut dari pusat,” jelasnya dalam sesi wawancara khusus di secretariat tim Akreditas di Gedung Perpustakaan Unsulbar, kampus Padha-Padhang, Tande Timur, Rabu, 20/05/2026.

Perubahan Regulasi

Selain kendala teknis sinkronisasi, proses akreditasi kali ini juga dihadapkan pada tantangan transisi regulasi. Unsulbar harus menyesuaikan dokumen Laporan Evaluasi Diri (LED) dari aturan lama (Permendikbud No. 53) ke regulasi terbaru, yaitu Permendikbudristek No. 39.

Perubahan ini menggeser format penilaian yang semula berbasis 9 kriteria menjadi 4 kriteria utama (atau kerap disebut 6 kriteria karena adanya percabangan).
Enam aspek penilaian tersebut meliputi:
Budaya Mutu, Relevansi Pendidikan, Relevansi Penelitian, Relevansi Pengabdian, Akuntabilitas dan Diferensiasi Misi.

Dari laman Badan Akreditasi Perguruan Tinggi (BAN-PT), www.banpt.or.id yang diakses 22 Mei 2026 pukul 09:29 wita, tertulis bahwa re-akreditasi Unsulbar “sedang dalam proses evaluasi untuk perpanjangan peringkat”.
SK Akreditasi Unsulbar no. 438/SK/BAN-PT/Akred/PT/V/2021 berakhir 18 Mei 2026.

Diferensiasi Misi

lebih lanjut, Dr. Rita menjabarkan, bahwa dalam proses re-Akreditasi, tim membidik fokus Diferensiasi Misi pada Sektor Pendidikan.

Salah satu poin baru yang krusial dalam penilaian ini adalah Diferensiasi Misi. Melalui aspek ini, perguruan tinggi diminta menentukan fokus pengembangan utama dari pilar Tridharma Perguruan Tinggi.

Setelah melalui kajian mendalam, diskusi tim, dan arahan dari pimpinan universitas, Unsulbar sepakat untuk memilih Tridharma Pendidikan sebagai fokus pengembangan utama institusi saat ini.

“Meskipun rekam jejak (track record) penelitian kita sangat bagus, salah satunya dibuktikan dengan banyaknya penelitian dosen yang berhasil tembus hibah BIMA—namun berdasarkan analisis dokumen Renstra dan kondisi objektif yang ada, Unsulbar saat ini lebih siap dan mendukung untuk fokus pada pengembangan sektor pendidikan,” tambahnya.

Harapan “Unggul”

Kendati proses penyusunan instrumen ini memakan waktu yang cukup panjang—sejak SK Tim pertama diterbitkan pada November 2024, tim akreditasi mengaku tidak menghadapi kendala yang berarti dalam koordinasi.

Kunci kelancaran ini terletak pada pelibatan aktif Gugus Penjaminan Mutu (GPM) dari seluruh fakultas yang masuk ke dalam tim kerja, serta dukungan total (all out) dari jajaran pimpinan universitas. Bahkan, tim juga telah difasilitasi untuk melakukan konsultasi langsung ke Jakarta guna memastikan seluruh dokumen memenuhi standar nasional.

“Tentu kita berharap dan berupaya maksimal agar meraih predikat Unggul. Memang kita sadari masih ada beberapa keterbatasan, misalnya dari sisi fasilitas, tetapi tidak ada yang tidak mungkin jika semua lini bekerja optimal. Kami mohon doa dari seluruh sivitas akademika agar hasil yang keluar nanti adalah yang terbaik bagi masa depan Unsulbar,” pungkasnya. (VIN/RD01)

About the author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga

Bedah Potensi Masalah di TPS, Mahasiswa Unsulbar Kuliah Praktikum di KPU Majene

Ketua KPU Majene, Munawir Ridwan, MT, (kanan) menyampaikan