Agar Tak Ada Lagi Yang Jual Motor, OJK dan BI Ikut Bentengi Kampus dari Jerat Judi Online

Agar Tak Ada Lagi Yang Jual Motor, OJK dan BI Ikut Bentengi Kampus dari Jerat Judi Online

- in Artikel, Kabar Kampus
12
0

Ilustrasi pelaku judi on-line ( foto : int)

karakterunsulbar.com – Di tengah cuaca Majene yang terik, dosen Asriani berkeliling di berbagai titik di kawasan kampus Unsulbar, kelurahan Tande Timur, Majene.
Sesekali Asriani yang juga ketua Jurusan itu singgah di cafe, halaman asrama kost hingga berbagai tempat lainnya yang kerap menjadi destinasi mahasiswa nongkrong.

Sepotong cerita itu merupakan kisah Asriani saat berjuang mencari seorang mahasiswanya yang memasuki semester akhir, dan sudah terancam Drop Out.

” Itu terjadi lebih setahun yang lalu, ada mahasiswa sudah masuk semester akhir, karena tidak ada kabar, tidak pernah juga muncul di kampus, HP-nya juga tidak aktif, akhirnya saya berinisiatif mencari langsung ke lapangan, saya datangi berbagai tempat, ” ungkap Asriani saat menjadi moderator di Literasi Keuangan Digital dan Workshop Penulisan LPP Karakater Unsulbar, 11 Juni 2026.

Ia melanjutkan, saat itu tekadnya adalah “menyelamatkan” mahasiswa dari DO.
Asriani akhirnya bertemu dengan mahasiswa itu, Ia kemudian berdialog mencari tahu penyebab kuliahnya terbengkalai dan tidak pernah lagi masuk kampus.

” Saat bertemu, Ia berterus terang, kuliahnya terbengkalai, setelah terjerat judi on-line, pembayaran kuliah habis pasang taruhan, semua barang pribadi juga ikut dijual, motor hingga hp juga sudah melayang terjual,” cerita Asriani.

” Akhirnya kuliahnya sudah tidak bisa diselamatkan, (DO,-), itu karena terbaca system, lewat masa semester akhir,” kenang Asriani dengan suara parau, sedih.

Suasana aula theater tempat kegiatan Literasi Keuangan Digital berubah hening sesaat, semua terpana dan seperti ikut sedih atas nasib mahasiswa itu, yang akhirnya drop out.

” Semoga itu kejadian yang terakhir, jangan ada lagi yang tergoda bermain judi, baik itu on line maupun judi konvensional,” katanya.

Literasi Keuangan Digital Keuangan yang digelar LPP Karakter Unsulbar kali ini secara khusus mengangkat tema tentang “Kedaualan Digital dan Konsolidasi Kampus Melawan Penjajahan Finansial Baru, Judi Online dan Pinjaman Online Ilegal”.

Panitia menghadirkan berbagai narasumber, antara lain, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Selatan dan Barat, Bank Indonesia Sulbar serta operator selular Telkomsel.
Kegiatan itu dihadiri ratusan mahasiswa serta sejumlah dosen Unsulbar.
Tampak hadir antara lain, pimpinan Fakultas FISIPKUM Unsulbar, Muhammad, M.Si.

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid saat menyampaikan sambutan pembukaan acara menekankan pentingnya peran strategis generasi muda, khususnya mahasiswa, dalam mengawal peta jalan menuju Indonesia Emas 2045.

Kedaulatan Digital

Dalam kegiatan literasi itu terungkap, hubungan antara judi online (judol) dan pinjaman online (pinjol) ilegal sebagai “Simbiosis Mutualisme yang Mematikan” atau “The Vicious Circle” (Lingkaran Setan Digital).

Kedua industri ilegal ini sebenarnya berdiri di atas kaki yang berbeda, namun di ruang siber, keduanya berkelindan erat dan saling memberi makan (cross-feeding).

Judol adalah mesin pencipta masalahnya (hulu), sedangkan pinjol ilegal hadir sebagai “solusi palsu” yang memperdalam lubang kehancuran tersebut (hilir).

Seperti yang diceritakan kembali Asriani, mahasiswa yang putus kuliah itu, awalnya tergoda judi online dari coba – coba, kemudian sempat menang taruhan.

” Karena dia sudah sempat menang, kemudian kecanduan, namun setelah itu kalah terus, akhirnya itu, pinjol ilegal, hingga jual barang – barangnya,” kata Asriani.

Sejalan dengan kisah yang diungkap Asriani, Asisten Direktur Divisi Pengawasan Perilaku PUJK, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulselbar Mushadi Nurali menyampaikan data riset bahwa mayoritas kalangan yang mengakses pinjaman online illegal justru kalangan terdidik.

Kategori unsur masyarakat terjerat pinjol illegal tertinggi adalah guru mencapai 42 %, disusul Korban PHK 21% dan Ibu Rumah Tangga 18 %.

” OJK secara konsisten melaku​kan berbagai upaya sesuai dengan kewenangan OJK dalam pemberantasan judi online, antara lain tindakan tegas untuk pemblokiran ribuan rekening yang terindikasi terkait judi online,” katanya.

Sementara itu, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Barat, Erdi Fiat Gumilang menyampaikan Bank Indonesia terus memperkuat literasi keuangan generasi muda di tengah tingginya dinamika ekonomi global yang dipenuhi berbagai tantangan dan pesatnya transformasi digital.

“Literasi keuangan bukan sekadar memahami produk keuangan atau investasi, tetapi penting membangun kemampuan mengambil keputusan finansial yang bijak dan berkelanjutan,” katanya.

Dalam penyampaian materinya, Erdi juga menjelaskan tentang penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) yang terus tumbuh berkembang, baik di dalam, maupun di luar negeri.

Registrasi Biometrik

Territorry Mobile Consumer Business Mamuju Majene – Telkomsel Fikri Hadi Al Fathan yang hadir sebagai perwakilan operator selular menyampaikan penerapan registrasi kartu SIM baru dengan verifikasi wajah.

Registrasi biometrik wajah adalah proses verifikasi identitas menggunakan teknologi pemindaian wajah (face recognition) yang disinkronkan secara real-time dengan database kependudukan Dukcapil.

” Tujuannya adalah menekan angka kejahatan siber, penipuan serta mengatasi judi online yang meresahkan masyarakat,” kata Fikri.

Ketua panitia dari LPP Karakter Unsulbar, Vinolia Sapu menjelaskan kegiatan yang digelar itu sebagai bagian dari upaya terus menumbuhkembangkan budaya literasi khususnya terkait keuangan digital.

” Literasi Keuangan Digital itu karena dunia finansial penting karena kondisi saat ini telah bertransformasi ke ranah digital, dari dompet digital hingga investasi kripto, penting dipahami semua itu,” katanya.

Selain Literasi Keuangan Digital, LPP Karakter juga menggelar rangkain workshop ilmiah Populer serta pelatihan jurnalistik, dimana panitia menggelar secara simultan, teori di kelas dan praktik di lapangan.(RD01).

About the author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga

Mahasiswa Perikanan Tangkap Unsulbar Gelar Praktik Bagan Perahu dan Bersih Pantai di Tonyaman

Praktik Lapang Terpadu serta Pengabdian kepada Masyarakat (PkM)