Dalam Suasana Duka, Sajidin Tegar Pimpin Upacara di Padha-Padhang

Dalam Suasana Duka, Sajidin Tegar Pimpin Upacara di Padha-Padhang

- in Kabar Kampus, Kampusiana
2027
0
Foto : Muhammad Sajidin, M.Si memimpin upacara hari Pahlawan 2023 di kampus Padha-Padhang, Unsulbar, kelurahan Tande Timur, Majene, 10 Nopember 2023. (Foto : Ist)

karakterunsulbar.com – Bersamaan dengan bait terakhir lagu Gugur Gunga selesai dilantunkan kelompok Paduan Suara Mahasiswa, air mata perlahan menetes dari kedua mata Sajidin, pemimpin upacara peringatan Hari Pahlawan 2023 di Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar).

Saat bertugas sebagai pemimpin upacara itu, Sajidin yang juga dosen FISIP program studi Hubungan Internasional dalam suasana berduka, ayahandanya baru saja wafat di Bogor, Jawa Barat.

Meski diliputi suasana duka mendalam, Sajidin tampak tetap tegar, Ia dengan penuh ketegasan dan kewibawaan sebagai pemimpin upacara mampu mengarahkan barisan dengan baik.

Air mata di pipinya itu dibiarkannya menetes hingga kering diterpa sinar matahari. Sajidin tetap berdiri tegap menghadap tiang bendera, dan memberi komando di depan ratusan peserta upacara.

Upacara mengenang para Pahlawan itupun berlangsung khidmat, peserta upacara, terdiri atas dosen, staf dan mahasiswa mengikuti dengan seksama meski diterpa sinar matahari yang mulai panas diatas jam 09:00 wita.

Menurut Sajidin, sejak awal memimpin upacara dia memang sudah berupaya untuk fokus, pernah sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat provinsi Jawa Barat tahun 2006 menjadi pengalaman berharga baginya memimpin upacara dengan baik. Sajidin juga punya pengalaman sebagai juri lomba gerak jalan se-provinsi Jabar.

Gugur Bunga

Muhammad Sajidin, M.Si mengatakan, selama upacara berlangsung, wajah ayahandanya yang telah dimakamkan di Bogor tetap selalu terbayang.

“Sebagai pemimpin upacara saya tetap harus fokus agar upacara hari Pahlawan berlangsung sukses, saat lagu gugur bunga itu, saya sempat terharu, saya dalam hati berdoa, mengirimkan Al-fatihah untuk bapak, bagi saya, Bapak adalah pahlawan yang sangat berjasa,” kata Sajidin dengan mata memerah, terharu.

Sajidin diberi tugas pimpinan Universitas sebagai pemimpin upacara, Surat tugasnya terbit sejak pekan lalu.
Dua hari menjelang puncak hari Pahlawan, kabar duka itu datang, ayahandanya Abdul Manaf di Bogor meninggal dunia.

Karena kendala jarak dan waktu tempuh dari Majene ke Bogor, Ia belum sempat pulang.
Setelah bertugas pemimpin upacara, Sajidin akan pulang berziarah ke pusara ayahandanya dan menemui keluarganya di Bogor.

Teladan

Ketegaran Kang Aji, sapaan akrabnya, memimpin upacara ditengah suasana duka mengundang simpati dan apresiasi dari berbagai pihak di civitas akademika Unsulbar, mulai pimpinan universitas, dosen dan staf.

Dekan FISIP Unsulbar, Dr. H. Burhanuddin yang juga bertindak sebagai pembina upacara mewakili rektor mengatakan upacara berlangsung sukses meskipun pemimpin upacara dalam kondisi sedang berduka.

” Alhamdulillah upacara berlangsung dengan baik, Pak Sajidin punya pengalaman sebagai paskibra Jawa Barat bersama dosen lain yang juga bertugas dengan baik,” katanya.

Dekan FISIP Unsulbar, Dr. H. Burhanuddin

Kepala Biro Administrasi Akademik dan Kepegawaian Unsulbar , Latif Dollah juga mengampaikan rasa salutnya atas sikap profesional Sajidin.

Sementara itu dosen Fakultas Ilmu Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Unsulbar, Muhammad Danial, M.Pd juga memberi apresiasi terhadap keteguhan dan ketegaran Sajidin memimpin upacara.

Danial yang juga ketua Senat Fakultas FKIP mengatakan upacara hari Pahlawan 2023 ini salah satu yang paling khidmat sejak Ia menjadi dosen di Unsulbar.

” Tata upacaranya juga baik, khusus untuk kang Ajid, saya salut dengan profesionalismenya, tetap dengan suara lantang mengarahkan barisan, kami di FKIP juga ikut berduka cita atas wafatnya ayahanda beliau, sikap profesionalisme seperti ini patut diteladani,” kata Danial yang baru saja lulus beasiswa doktoral di UNY.

Para Dosen FISIP, Petugas Upacara Hari Pahlawan Unsulbar 2023

Suparman, staf protokoler Unsulbar juga memberi apresiasi, menurutnya, profesional dalam menjalankan tugas negara adalah wujud nyata dari sikap menghargai jasa para pahlawan.

” Kami salut tugas sebagai pemimpin upacara dilaksanakan dengan baik walaupun di tengah suasana duka,” ungkap Suparman yang juga alumni Unsulbar. (RD01)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga

Pemilihan Dekan FKIP Unsulbar : Lima Bakal Calon Bersaing

Sekretariat Panitia Pemilihan Dekan (Pildek) FKIP Unsulbar. (Foto