Unsulbar Kalahkan UI dan Unhas di KKMN 2026 Berkat AI ‘Tenggang Lopi’

Unsulbar Kalahkan UI dan Unhas di KKMN 2026 Berkat AI ‘Tenggang Lopi’

- in Berita
259
0

Podium penyerahan hadiah lomb KKMN 2026. Pada nomor lomba topik 3, Unsulbar meraih juara 1, UI juara 2 dan Unhas juara 3. (foto: Ist)

karakterunsulbar.com – Kompetisi Kemaritiman Mahasiswa Nasional (KKMN) 2026 di Makassar menghadirkan sebuah kejutan besar .
Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar), berhasil meraih Juara 1 dalam kategori Karya Tulis Ilmiah (LKTI) bergengsi, mengalahkan Universitas Indonesia (UI) dan tuan rumah Universitas Hasanuddin (Unhas).
Tim mahasiswa Unsulbar menyajikan inovasi berbalut kearifan lokal, menggabungkan tradisi maritim Mandar dengan teknologi terdepan Artificial Intelligence (AI).

Kompetisi yang berlangsung di Gedung LPPM Kampus Tamalanrea Unhas, Makassar, pada 5-6 September 2026, menjadi saksi bagaimana gagasan brilian mahasiswa Unsulbar mampu menandingi, bahkan mengungguli, riset dari kampus-kampus besar. Dalam kategori Topik 3: Infrastruktur dan Konektivitas Maritim Masa Depan, Unsulbar meraih posisi puncak.

Tim yang terdiri dari Armawan, Muh. Zuhdi, dan Muh. Naufal N. mengusung karya berjudul “Tenggang Lopi-Inovasi infrastruktur maritim cerdas berbasis edge AI Micro-Climate Detection dan Lorawan guna mitigasi capsizing perahu nelayan menuju global resilience”. Judul ini menyiratkan solusi konkret bagi masalah krusial di Majene: kecelakaan perahu nelayan akibat cuaca ekstrem.

“Tenggang Lopi”, sebuah istilah kearifan lokal suku Mandar yang juga memiliki makna ‘mahir melaut’, diangkat menjadi fondasi filosofis inovasi berbasis budaya Maritim.
Inovasi mereka tidak hanya sekadar teori di atas kertas. Tim ini mengembangkan prototipe perahu nelayan yang dipasangi berbagai sensor Internet of Things (IoT), teknologi Edge AI (pemrosesan kecerdasan buatan langsung pada perangkat lokal), sensor deteksi mikro-iklim, dan sistem komunikasi nirkabel jarak jauh LoRaWAN.

Sistem ini memantau kondisi perahu secara real-time, mendeteksi dini risiko perahu terbalik (capsizing), dan secara otomatis mengirimkan sinyal bahaya ke petugas SAR di darat.

Semangat Juang

Dosen Pendamping tim Unsulbar, A. Amirul Asnan Cirua, M.Kom kepada jurnalis karakterunsulbar.com, Vinolia, Ahad, 6/9/2026 menyampaikan kebahagiaan dan rasa bangga terhadap semangat juang para mahasiswa.

“Alhamdulillah, unsulbar bisa meraih juara di kompetisi KKMN 2026 ini menjadi bukti bahwa jangan pernah patah semangat terus berjuang dan mengukir prestasi, tentunya dengan dukungan yang luar biasa dari kampus. Sebagai pembimbing saya melihat semangat yang luar biasa dari mahasiswa” kata dosen A. Amirul.

Ia menjelaskan bahwa luaran utama dari karya mahasiswa ini adalah website pemantauan dan perahu nelayan yang dilengkapi dengan IoT dan AI yang dapat dipantau oleh petugas SAR secara real-time.

Kekuatan Unsulbar dalam kompetisi ini terbukti bukan kebetulan semata. Tim yang sama juga meraih Juara 3 dalam kategori Poster Topik 3.Selain itu, tim Unsulbar lainnya yang terdiri dari Wanti, Deananda, dan Abd. Rajab, turut menyumbangkan medali dengan menyabet Juara 3 LKTI Topik 2: Sumber Daya Maritim Berkelanjutan lewat karya inovatif, “Supermodel Coral Eye – Sistem Pemantauan Kesehatan Terumbu Karang Hasil Restorasi Berbasis Deep Learning dan Kamera Bawah Air LoT Otomatis”.

Kemenangan ini disambut penuh kebanggaan civitas akademik Unsulbar, sejak kabar juara ini muncul, berbagai pihak langsung menyampaikan selamat dan rasa bangga di berbagai kanal media sosial dan group WA.

Wakil Rektor III Unsulbar, Dr. Nur Fitriayu Mandasari, mengungkapkan kebahagiaan atas prestasi mahasiswa bersama dosen pembimbingnya yang berhasil mengharumkan nama kampus dan nama daerah pada kompetisi ilmiah bergengsi level nasional.

“Ini merupakan kebanggaan bagi Unsulbar, apalagi karena bisa mengungguli perguruan tinggi negeri “besar” di Indonesia. Ibu mengapresiasi sekali para dosen pembimbing yang dengan sabar mendampingi anak-anak kita. Potensi mahasiswa kita sebenarnya banyak dan luar biasa,” ungkap Wakil Rektor Dr. Ayu.

Kini, tim Unsulbar menatap kompetisi selanjutnya. “Untuk prototype yang dibuat, akan terus kami kembangkan dan akan terus mempersiapkan diri ke event-event nasional dan internasional,” tegas Amirul Asnan. Semangat ‘Tenggang Lopi’ di era digital ini telah menunjukkan bahwa kampus yang lebih  muda juga mampu meraih juara di kompetisi kemaritiman nasional. (VIN/RD01)

About the author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga

Duka Mendalam Unsulbar, Dua Mahasiswa Cerdas Meninggal dalam Kecelakaan Lalu Lintas

Suasana rumah duka mahasiswa Unsulbar korban kecelakaan lalu