Aktif Mengabdi di Pedalaman, Dosen Unsulbar Raih Beasiswa Ke Amerika

Aktif Mengabdi di Pedalaman, Dosen Unsulbar Raih Beasiswa Ke Amerika

- in Berita
3797
0
Prisna Aswarita Putri, M. Hum ( tengah, baju hitam ), lolos beasiswa ke Amerika Serikat. (Foto : dok. Pribadi)

karakterunsulbar.com – Prisna Aswarita Putri, M. Hum tak kuasa menahan keharuan saat kabar bahagia itu datang, namanya diumumkan pada akhir 2016 sebagai salah satu peserta seleksi yang lolos beasiswa Fulbright ke Amerika Serikat. Prisna yang juga dosen Pendidikan Bahasa Inggris Unsulbar ini lolos ke Amerika setelah sebelumnya melewati serangkaian tes yang ketat.

Di Amerika nanti, dosen dari Campalagian, Polewali Mandar ini akan mengajar para mahasiswa dari berbagai negara yang kuliah S1 dan S2 di negeri Paman Sam tersebut.
Prisna patut berbahagia, dari banyak peserta seleski, hanya sembilan yang lolos tahun ini dan dirinya adalah salah satunya.

Kepada KARAKTER, Senin (12/06), Prisna yang saat ini tengah mempersiapkan keberangkatan ke benua Amerika, berbagi kisah kesuksesannya meraih beasiswa Ke Amerika Serikat.

Menurut gadis berjilbab ini, jalannya mulai terbuka meraih beasiswa tersebut ketika April 2016, ia mendapat informasi dari temannya bahwa sedang terbuka seleksi Beasiswa Fulbright ke Amerika Serikat.

” Saat itu tinggal satu pekan pemasukan berkas, Alhamdulillah saya masih dapat, seminggu sebelum pendaftaran ditutup, saya kumpul berkas,” kenang Prisna.

Pelajaran pertama dari pengalamannya itu adalah pentingnya punya jaringan, teman yang menjadi jembatan informasi peluang dan kesempatan. Ia semakin menyadari arti penting jaringan sebagai pintu – pintu rezeki.

Tiga bulan setelah penyerahan berkas itu, Prisna dinyatakan lolos seleksi administrasi dan kemudian mulai mengikuti sejumlah rangkaian seleksi selanjutnya, salah satunya tes wawancara pada 1 Agustus 2016 di Jakarta.

Menurutnya tes wawancara itu sangat berkesan, pasalnya pengujinya adalah “bule” perwakilan Fulbright yang datang langsung dari Amerika.
Selain itu, pihak lainnya ikut mengetes adalah dosen senior Indonesia serta alumnus Fulbright yang sudah bekerja di Kedutaan.

” Pertanyaan pertamanya adalah aktivitas saya di kegiatan pengabdian 1000 Guru Untuk Sulbar, mereka ternyata tertarik dengan kegiatan sosial itu, ya saya jelaskan bahwa program 1000 guru itu program peduli bagi siswa di pedalaman Sulbar, saya salah satu rewalan pendidik ke pedalaman,” ungkap Prisna.

Tuntas di ujian wawancara, perjuangan Prisna selanjutnya adalah menghadapi ujian Bahasa Inggris yakni tes TOEFL IBT yang digelar akhir September 206 di Surabaya, Jawa Timur.

” Alhamdulillah saya termasuk dari 9 yang lulus, saya akan ditempatkan di Yale University, kota New Haven, Connecticut, USA. Insha Allah bulan Agustus tahun ini saya berangkat,” tutur Prisna yang saat kuliah S2 juga meraih beasiswa.

Program 1000 GURU

Keaktifannya di pengabdian pendidikan di pedalaman menjadi poin penting sehingga pihak Fulbright memilihnya sebagai salah satu yang akan berangkat ke Amerika.

Prisna menjelaskan, Program 1000 GURU merupakan kegiatan peduli pendidikan, khususnya untuk para siswa di pedalaman Sulbar.

Di program itu, para relawan dari beragam profesi menjelajah berbagai daerah pedalaman di Sulbar untuk mengajar, memberi motivasi kepada anak – anak di daerah pedalaman.
Para relawan 1000 GURU, kata Prisna juga menggalang bantuan mulai alat tulis, buku. pakaian sekolah hingga makanan bergizi yang kemudian disalurkan ke anak – anak pedalaman.

Sejumlah daerah pedalaman Sulbar yang menjadi titik program 1000 GURU itu antara lain : Tu’Bi, kabupaten Polewali Mandar; Marano, kabupaten Mamuju; Coci, kabuaten Majene.

” Dua tahun saya menjadi bendahara di program itu, karena saya akan berangkat ke Amerika, saya akan diganti relawan lainnya,” tambah Prisna yang juga aktiv di program Kelas Inspirasi ( KI ) Sulawesi Barat.
Kuliah dan Mengajar

Yale University, Amerika Serikat (Foto:http://www.anu.edu.au)

Di Yale University, United State of Amerika, Prisna akan mengikuti perkuliahan tentang Pengembangan Metode Mengajar.  Ia mengaku kelas yang akan diikutinya itu sangat sesuai dengan latar belakang keilmuannya sebagai sarjana pendidikan bahasa Inggris.

Disamping akan mengikuti kelas perkuliahan Pengembangan Metode Mengajar, tugas pokok Prisna selama di Amerika nanti adalah mengajar bahasa Indonesia kepada para mahasiswa dari berbagai negara di dunia yang tengah berkuliah di Yale University.
Program itu adalah Foreign Languange Teaching Asistant ( FLTA )

Ia menjelaskan, mahasiswa di Yale University untuk strata satu (S1) harus mengambil minimal satu mata kuliah bahasa asing, sementara untuk mahasiswa S2 Yale University wajib mengambil minimal dua mata kuliah bahasa Asing. Berdasarkan pilihan mahasiswa internasional di Yale Univesity, ternyata bahasa asing yang banyak dipilih jadi mata kuliah adalah bahasa Indonesia.

” Disana nanti, saya dan teman – teman akan mendampingi professor mengajar mahasiswa internasional mata kuliah bahasa Indonesia dengan bahasa pengantar bahasa Inggris,” kata Prisna.

Dikutip dari wikipedia, Universitas Yale adalah sebuah universitas di New Haven, Connecticut.
Didirikan pada 1701 sebagai Collegiate School, Yale adalah institusi pendidikan tinggi ketiga tertua di Amerika Serikat.

Universitas ini memiliki banyak penerima Penghargaan Nobel dan Presiden Amerika Serikat, termasuk William Howard Taft, Gerald Ford (LL.B), George H.W. Bush (BA), Bill Clinton (JD), dan George W. Bush (BA). Penerimaan akademiknya adalah AS$12,7 miliar yang merupakan kedua terbesar di dunia (di belakang saingan besarnya, Universitas Harvard).

Menurut Prisna, mengajar para mahasiswa dari berbagai negara di dunia tentu akan menjadi pengalaman menarik.
Selain dapat mengembangkan keterampilannya mengajar di kelas internasional, mengajar mahasiswa lintas benua juga akan efektif memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia khususnya Mandar.

” Insha Allah sebelum berangkat saya akan menghadap ke pimpinan di fakultas dan pak Rektor, memohon doa restu, saya juga mohon doa restu dari teman – teman dan anak – anakku mahasiswa, semoga keberangkatan ini membawa berkah khususnya bagi kampus,” tutup Prisna.

 

Nama : Prisna Aswarita Putri, S.Pd., M.Hum
lahir : 01 Juni 1990
Alamat : Campalagian, Polewali Mandar
Dosen : Pendidikan Bahasa Inggris, Unsulbar

Pendidikan :
– S2 Linguistik Bahasa Inggris UNHAS, Beasiswa BPP-DN DIKTI
– S1 Pend Bhs Inggris UNM

Organiasi :
– Kesatuan Pelajar Mahasiswa – Polewali Mandar ( KPM – PM )
– Himpunan Mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris

(RD01)

 

About the author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga

Pemilihan Dekan FKIP Unsulbar : Lima Bakal Calon Bersaing

Sekretariat Panitia Pemilihan Dekan (Pildek) FKIP Unsulbar. (Foto