Karakaterunsulbar.com – Prestasi kembali ditorehkan Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar). Kali ini datang dari mahasiswi dan alumninya. Keduanya lulus pertukaran pemuda antar negara.
Mahasiswi dan alumni tersebut adalah Nurul Musabbihah, mahasiswi jurusan Pendidikan Bahasa Inggris semester akhir. Sementara Kahirully Yahya, alumni Jurusan D3 Keperawatan alumni 2014.
Prestasi membuat salah satu dosen Pendidikan Bahasa Inggris Unsulbar, Ahmad Munawir, M.Pd kagum. Bahkan ia menyebutkan, Nurul Musabbihah memang mahasiswi yang berprestasi baik dari segi akademik maupun non akademik.
Munawir berharap banyak kepada mahasiswi semester akhir tersebut. Di ajang ini, kata Munawir, Musabbihah dapat mempromosikan budaya Indonesia, khususnya budaya Mandar di kancah internasional.
“Agar dapat meningkatkan animo wisatawan mancanegara untuk berkunjung ke Indonesia. Dan juga sebagai mahasiswa pendidikan Bahasa Inggris, semoga kegiatan dapat memperkaya khazanah keilmuan di bidang cross cultural understanding agar dapat semakin memahami keanekaragaman budaya-budaya mancanegara,” kata Munawir, Kamis 17 Agustus 2017.
Musabbihah dan Rully bersama dua rekannya sesama peserta, Nanda Nahdiyah dan Arif Budianto akan berangkat tahun ini ke negara tujuan. Rencananya, Musabbihah akan berangkat ke Jepang bulan Oktober. Sementara Rully akan berangkat ke Kanada bulan November mendatang.
Saat dikonfirmasi, Musabbihah mengatakan, selain Jepang, program yang diikutinya itu akan ada 11 negara lainnya dari anggota ASEAN. Pada kegiatan itu akan dibahas isu-isu krusial Jepang dan ASEAN dan akan menampilkan seni masing-masing negara.
“Nah tentunya saya sebagai delegasi Sulbar dan Majene pada khususnya memiliki tugas untuk promosi daerah. Yakni dari souvenir untuk semua participants dan crew dimana memiliki konten mengenai promosi budaya dan pariwisata Majene. Juga gift kenegaraan dan gift untuk host family semuanya konten promosi daerah dalam hal ini saya lebih fokus mempromosikan saqbe dan sandeq sebagai icon Mandar,” kata Musabbihah.
Bukan hanya itu, pada saat sebelum, selama dan setelah program, Musabbihah akan menjalankan post project activity sebagai bentuk kontibusi pemberdayaan pemuda dan masyarakat.
“Dan harapan kami sebagai pemuda sulbar, ada banyak hal yang dapat kami pelajari dan share dengn pemuda lainnya dan dapat berkontribusi untuk daerah. Serta pemerintah dapat mengapresiasi para pemuda di sulbar dan Majene pad khususnya,” harapnya. (RD-02)


