karakterunsulbar.com – Polemik masih mewarnai agenda Musyawarah Besar (Mubes) dan Pemilihan Umum Raya ( Pemilu Raya ) mahasiswa Universitas Sulawesi Barat 2017.
Panitia yang akan menggelar agenda demokrasi mahasiswa Unsulbar tersebut ternyata dua versi.
Informasi yang berhasil dihimpun redaksi KARAKTER, dua versi panitia Mubes – Pemilu Raya mahasiswa Unsulbar itu masing – masing adalah versi yang diketuai Muhammad Asdim dan satu versi lainnya, diketuai Sumitro.

Versi Ketua Muhammad Asdim
Kepanitiaan versi ketua Muhammad Asdim mendapat surat keputusan (SK) dari rektor Unsulbar, Dr. Akhsan Djalaluddin pada Jumat, 20 Oktober 2017.
Dalam pesan singkat melalui applikasi messenger, Muhammad Asdim menjelaskan, tahapan akan dimulai dari persiapan administrasi 21 Oktober.
Kemudian berlanjut pemasangan spanduk 25 Oktober 2017.
” Tanggal 3 – 4 Nopember 2017, mengundang setiap fakultas untuk menentukan dewan presidium sidang,” tulis Asdim.
Ia menambahkan agenda setelahnya adalah penetapan tata tertib, pendaftaran calon presiden – wakil presiden mahasiswa 7- 8 Nopember 2017.
Kepanitiaan versi Asdim merencanakan, kampanye calon presiden – calon wakil presiden mahasiswa digelar 10 – 14 Nopember, kemudian pemungutan suara Pemilu Raya akan dilangsungkan Kamis, 16 Nopember 2017.
Versi Ketua Sumitro
Sementara itu, sehari setelah terbitnya SK panitia Mubes – Pemilu Raya versi Muhammad Asdim, Presiden Mahasiswa BEM Unsulbar, Sugeng Abrianto menggelar rapat di aula Tasha Centre, Sabtu, 21 Oktober 2017.
Rapat yang juga dihadiri sejumlah pengurus Himpunan mahasiswa jurusan/ program studi itu menyepakati Sumitro sebagai ketua panitia Mubes – Pemilu Raya mahasiswa Unsulbar.
Presiden mahasiswa Sugeng Abrianto kemudian menerbitkan SK panitia mubes – pemilu raya nomor : 046/BEM.Unsulbar/X/2017 tertanggal 21 Oktober 2017 dengan ketua panitia Sumitro, sekretaris Aco Nursyamsu dan bendahara Musrifah Aliyah.
” Jadwal atau tahapan Mubes dan Pemilu Raya masih sementara kami susun, kami akan melibatkan para pengurus Himpunan dalam pesta demokrasi itu,” kata Sumitro. (RD01)

