Dekan Bakal Berganti, Civitas Akademika Ekonomi Bersedih

Dekan Bakal Berganti, Civitas Akademika Ekonomi Bersedih

- in Kabar Kampus, Kampusiana
1912
0

Dekan Fakultas Ekonomi, Mujirin M. Yamin, SE, MM (kanan) di acara Wisuda Unsulbar 2016.  ( Foto : Ist/ Hamka)

Penulis : Hikmah Sudirman ( Ekonomi 2016)

karakterunsulbar.com – Pimpinan Unsulbar telah mengumumkan, pejabat di kampus yang berusia diatas 60 tahun bakal berganti.

Dekan Fakultas Ekonomi Mujirin Yamin, SE, MM salah satu pejabat yang terkena aturan persyaratan usia maksimal pengangkatan dekan.

Kabar bakal terjadinya pergantian pimpinan di fakultas Ekonomi mendapat perhatian tersendiri dari civitas akademika di fakultas tersebut.
Dosen, staf dan mahasiswa Ekonomi mengaku bersedih karena Dekan Mujirin bakal diganti.

Dosen program studi Manajemen, Wahyu Maulid Adha mengaku terpukul dengan rencana penggantian tersebut.
Menurutnya, Dekan Mujirin merupakan sosok yang sangat dekat dengan semua kalangan di kampus khususnya di fakultas Ekonomi.

” Bagi kami di Ekonomi, Pak Mujirin bukan hanya sebagai dekan tapi sudah seperti orang tua sendiri, beliau sebagai pimpinan juga banyak menuntun kami. Ia banyak memberi kesempatan bagi dosen untuk berkembang,” ungkap Wahyu dengan nada sedih, Selasa (06/03).

Ia melanjutkan, Mujirin sama sekali tidak pernah membeda – bedakan mana dosen atau staf yang PNS atau non-PNS, semua diberi kesempatan yang sama.
Wahyu yang merupakan dosen tetap Non-PNS diangkat menjadi kepala laboratorium Manajemen Unsulbar.

Hal lain yang tidak bisa dilupakan dosen Ekonomi dari dekan Mujirin adalah keikhlasannya dalam membesarkan kampus lebih khusus fakultas Ekonomi.

” Saat fakultas Ekonomi membutuhkan ruangan fakultas, beliau menggunakan dana pribadi untuk menyewa tempat, terakhir pak Mujirin menyiapkan gedung tersendiri untuk ruang dosen dengan dana swadaya,” kenang Wahyu.

Rencana penggantian dekan Fakultas Ekonomi Mujirin M. Yamin ,SE, MM. disampaikan rektor Akhsan Djalaluddin saat membuka rapat kerja Unsulbar, Senin 05 Maret 2018.
Statuta Unsulbar yang disahkan Kemerinristekdikti akhir 2017 mencantumkan syarat dekan adalah maksimal 60 tahun.

Ketua Program Studi Akuntansi, Siti Hadijah juga menyampaikan kesedihannya. Menurutnya dirinya dan keluarga besar Fakultas Ekonomi terpukul karena sosok Mujirin begitu baik dan mengayomi junior dan bawahan.

” Beliau (sosok,-) luar biasa, pengabdiannya tidak usah dipertanyakan lagi, kami di Ekonomi sebetulnya tidak rela, tapi namanya sudah aturan, semoga yang terbaik nanti,” kata Hadijah melalui pesan singkat WhatsApp.

Mujirin M. Yamin, SE, MM ( kiri) di sebuah acara di fakultas Ekonomi Unsulbar. ( foto : Dokumentasi KARAKTER)

Dekat Dengan Mahasiswa dan staf

Bukan hanya dosen yang mengaku bersedih, kalangan mahasiswa juga merasa kehilangan bila akhirnya nanti dekan Mujirin benar – benar terganti.

” Beliau dekat dengan mahasiwa, kami biasa curhat dan berdiskusi dengan beliau. Pak Mujirin juga terbuka sehingga kami bisa menyampaikan keluhan,” kata wakil ketua Himpunan Mahasiswa Akuntansi, Supardi.

Senada dengan dosen dan mahasiswa, para staf di fakultas Ekonomi juga mengungkapkan kesedihan mendalam bakal “kehilangan” Mujirin.

” Beliau tegas, bahkan biasa juga marah tapi sangat mendidik, kami yang junior ini merasa terbimbing, mendapat arahan dari orang yang sudah pengalaman,” kata Masyita Mahyuddin, staf Fakultas Ekonomi.

” Saya tidak bisa cerita lagi kebaikan beliau, beliau terlalu baik sebagai pimpinan, keikhlasan dan rela berkorban itu antara lain kebaikan beliau, pokoknya sangat luar biasa,” kata staf senior di Ekonomi, Junamiah.

Tetap Akan di Unsulbar

Secara terpisah, dekan Mujirin kepada Karakter mengaku terharu atas kesedihan yang disampaikan para dosen, staf dan mahasiswa.

” Tugas pokok saya di Untad, tapi saya tetap akan mengabdikan diri di Unsulbar,” tegas Mujirin.

Menurutnya apa yang diterapkan di fakultas Ekonomi selama ini memang bertujuan untuk membesarkan kampus Unsulbar dan fakutas Ekonomi secara khusus.

” Saya bagian dari perjuangan pendirian Unsulbar, tentu saya juga punya kewajiban membesarkannya ( Unsulbar,-), ” kata mantan penjabat bupati Polewali Mandar ini.

Saat memimpin upacara bendera di Unsulbar pertengahan tahun 2017 silam, Mujirin sempat melontarkan pernyataan tegas, bahwa untuk memajukan Unsulbar yang dibutuhkan adalah “banyak bicara banyak kerja” . Menurutnya “sedikit bicara banyak kerja” adalah slogan lama yang sudah tidak cocok diterapkan saat ini. (RD01)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga

Pemilihan Dekan FKIP Unsulbar : Lima Bakal Calon Bersaing

Sekretariat Panitia Pemilihan Dekan (Pildek) FKIP Unsulbar. (Foto