karakterunsulbar.com – Innalillahi Wa Inna Inna Ilaihi Rajiun, kabar duka kembali datang dari keluarga besar civitas akademika Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar).
Kepala Bagian Tata Usaha (Kabag TU) fakultas Ekonomi, Idham Thamrin meninggal dunia, Senin malam, (21/05).
Keterangan yang dihimpun dari rumah duka di desa Bababulo Utara, kecamatan Pamboang, Majene, almarhum wafat jam 20:30 wita.
Menurut salah seorang kerabat almarhum, Muhammad Danial, M.Pd, almarhum Idham Thamrin awalnya ditemukan lemah tak berdaya di kamar mandi.

” Tiba – tiba beliau merasakan sakit di bagian dada, kemudian sempat dibopong dari dalam kamar mandi untuk dilarikan ke rumah sakit, namun takdir berkata lain, beliau wafat saat keluarga tengah berupaya membawanya ke rumah sakit Majene,” ungkap Danial.
Saat ini jenazah almarhum disemayamkan di rumah duka di desa Bababulo Utara, kecamatan Pamboang.
Rencananya, almarhum akan dimakamkan, Rabu, (22/05) usai shalat Ashar di pekuburan Islam Pettuanginan, kecamatan Banggae Timur, Majene.
Orang Baik
Wafatnya almarhum mengagetkan banyak orang, khususnya di kalangan Civitas Akademika Unsulbar.
Senin pagi (21/05), almarhum ternyata masih beraktivitas di kampus, salah satunya ikut upacara bendera, peringatan hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas).
” Tadi beliau setelah upacara, masih bekerja di fakultas Ekonomi, bahkan saya juga sempat rapat bersama beliau, tidak ada tanda – tanda, saya sungguh kaget. Beliau orang baik, disiplin dan penuh tanggug jawab,” ungkap dekan Fakultas Ekonomi, Mujirin M. Yamin, MM di rumah duka, Senin malam, 21/05.
Saat informasi wafatnya almarhum muncul di group – group WhatsApp, sejumlah dosen dan staf juga menyatakan kaget dan tidak menyangka almarhum tiba – tiba dikabarkan meninggal dunia.
Di salah satu group WA dosen Unsulbar, para dosen menyampaikan duka cita mendalam dan juga kenangan bahwa almarhum adalah orang yang baik, peramah dan suka membantu orang lain.
” Beliau orang baik, banyak membantu semua kalangan baik dosen, staf dan mahasiswa. Saya juga kaget, pasalnya saat di kampus beliau tidak pernah mengeluh sakit. Semoga Almarhum mendapat tempat terbaik disisi-Nya, Amien,” kata dosen Fakultas Ekonomi, Wahyu Maulid Adha, MM.
Almarhum meninggalkan satu istri dan delapan orang anak. Sebelum menjadi kabag TU di fakultas Ekonomi Unsulbar, almarhum adalah kasubag di kantor sekretariat Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Majene. (RD01)

