Laporan : Nurlinda, S (Ilmu Hukum, 2017)
karakterunsulbar.com – Aksi mogok kerja Dosen dan Staf non PNS Unsulbar yang kabarnya disebabkan karena gaji belum dibayarkan selama 2 bulan terakhir memicu sejumlah tanggapan mahasiswa Unsulbar.
Salah satunya ialah, Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip), Hendra Wahid, ia mengatakan, sebelum melakukan aksi mogok kerja, dosen dan staf harusnya memikirkan dampaknya bagi mahasiswa Unsulbar.
“Dosen dan staf bisa menuntut keadilan tapi janganlah mengorbankan para mahasiswa,” ungkap Hendra (Ilmu Hukum Unsulbar, 2016), Rabu (12/9)
Hendra menilai, aksi mogok kerja yang dilakukan dosen dan staf merugikan mahasiswa.
“Cukuplah kita terlantar karena bangunan yang masih kurang memadai, janganlah lagi kami ditelantarkan dengan aksi mogok kerja seperti ini,” tambahnya
Sementara mahasiswa lainnya, Rahmania (Budi Daya Perairan, 2018) juga angkat bicara, ia mengatakan mahasiswa harus mengambil sikap dan mencari jalan keluar terkait permasalahan ini.
“Kalau dosen mogok mengajar, mahasiswa bisa belajar mandiri, ini mungkin bisa jadi solusi pada kondisi seperti ini,” kata Rahmania
Kendati demikian, Rahmania berharap pihak kampus secepatnya menyelesaikan masalah ini agar proses perkuliahan dapat berjalan seperti biasa. (RD03)

