karakterunsulbar.com- Musyawarah Besar (Mubes) Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Sulawesi Barat (BEM-U), dibuka Sabtu malam,17 November 2018 di Aula Gedung Tasha Center, Majene.
Mubes BEM-U akan berlangsung selama tiga (3) hari, hingga 19 November 2018 dengan mengangkat tema ” Mewujudkan pemimpin yang berfikir keras, bertindak cerdas, untuk membangun perubahan dengan mampu mengubah demokrasi kampus agar terbentuk para pemimpin yang berkarakter”
Dengan berlangsungnya mubes BEM-U demisioner Presiden Mahasiswa (Presma), Sugeng Abrianto (Ilmu Politik,2012), menginginkan tidak ada lagi kepentingan lain yang mengakibatkan perpecahan mahasiswa.
Menurutnya, salah satu faktor penyebab mahasiswa terpecah adalah kepentingan staf, dosen serta birokrat kampus pada kalangan mahasiswa, sehingga mahasiswa saling bertolak belakang.
“Mahasiswa terpecah karena adanya kepentingan” ujar Sugeng
Ia berharap, staf, dosen serta birokrat kampus cukup memberikan dukungan, tidak dengan membawa kepentingan karir dengan memanfaatkan mahasiswa.
“Cukup berikan dukungan, jangan bawa kepentingan” tegas Sugeng.
lebih lanjut Sugeng menambahkan, agar presiden mahasiswa yang terpilih nantinya tetap menjaga nama baik merah maroon dan lebih baik dari pengurus sebelumnya.
Mubes tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor II Unsulbar, Dr. Anwar Sulili, turut hadir Wakil Dekan Fakultas kesehatan (Fikes), Irwan S.Kep, Ns., M.Kes serta perwakilan setiap Himpunan dan Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas (BEM), lingkup Unsulbar. (HR)
Tahapan pemilihan presma
Berdasarkan spanduk yang dibuat panitia pemilihan presma unsulbar, setelah mubes akan dibuka pendaftaran kandidat calon presma unsulbar

Setelah itu, akan dilakukan verifikasi berkas dan pengumuman serta pencabutan nomor urut calon presma
Kemudian, setiap calon akan diberikan masa kampanye hingga pemaparan visi misi yang kemudian akan diberikan masa tenang.
“Pemilihan presma unsulbar, 27 November 2018” tulis panitia presma pada spanduk pemilihan tanpa mencantumkan tanggal tahapan laiilnnya. (HR)

