Foto: Proses pengukuran tanah di jalur ekstrim menuju Kampus Padhang-padhang Unsulbar.
Karakterunsulbar.com- Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Majene mulai melakukan pengukuran jalur ekstrim ke Kampus Padhang-padhang Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar), Minggu, (07/04/2019).
Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga PUPR Kabupaten Majene, H. Muh. Ramli, ST., M.Si, mengungkapkan, setelah banyaknya peristiwa naas yang dialami mahasiswa seperti yang diberitakan karakterunsulbar.com pada 20 Maret 2019, ia melakukan pelobian dengan pemilik tanah.
Menurutnya, pemilik tanah telah bersedia membebaskan tanahnya untuk dijadikan jalan menuju Kampus Unsulbar. Merekapun telah melalukan pengukuran awal untuk mengetahui berapa yang akan dihibahkan, Minggu sore, (07/04/2019).
“Sekitar 70 meter, sampai tembus lokasi Unsulbar,” jelasnya kepada karakterunsulbar.com.
Ia menambahkan, dalam waktu dekat ia akan menyelesaikan administrasi dengan pemilik tanah. Ia pun akan segera membuat berita acara akta hibah untuk kemudian ditanda tangani oleh pemilik tanah.
“Insya Allah minggu depan,” tuturnya kepada karakterunsulbar.com.
Perbaikan jalan ke Kampus Unsulbar merupakan program pokok PUPR Kabupaten Majene tahun 2020, namun ia akan mengajukannya pada perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Majene 2019.
“Semoga ada sisa anggaran tahun 2019. Supaya bisa dikerja akhir tahun ini,” harapnya.

