Foto: Suasana Pelantikan 9 anggota MPND
Karakterunsulbar.com- Dua dosen Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) dilantik menjadi Majelis Pengawas Notaris Daerah (MPND) Majene, Polewali Mandar (Polman) dan Mamasa.
MPND adalah suatu badan yang mempunyai kewenangan dan kewajiban untuk melaksanakan pengawasan dan pembinaan terhadap Notaris di daerah.
Dua dosen dari sembilan anggota tersebut adalah Sulaeman, S.H.,M.H, dan Asrullah, S.H.,M.H, semuanya merupakan dosen Prodi Ilmu Hukum Unsulbar sebagai unsur akademisi.
Sembilan anggota majelis yang akan ditempatkan di Majene, Polman dan Mamasa ini dilantik langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kankawil Kemenhumham), Drs. Harun Sulianto, Bc.IP.,SH dengan SK nomor: W.33-02.HH.07.01 Tahun 2019, di Aula Hotel Liliato Polman, Jumat (6/12/2019).
Dalam sambutannya, Harun berpesan agar para notaris menaati kode erik dan Undang-Undang jabatan Notaris serta aturan lainnya.
“Berharap agar notaris jadi ujung tombak perekonomian, karena izin pembuatan suatu perusahaan harus berhubungan langsung dengan notaris terlebih dahulu,” lanjutnya dengan harapan.
Selain itu, ia juga menjelaskan bahwa notaris juga harus memberikan pelayanan yang berkualitas, cepat dalam rangka mendukung investasi, kemudahan berusaha dan pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk kesejahteraan masyarakat.
“Kemenkumham sudah serba online dalam layanan Kenotariatan, seperti online single submission (OSS), Fidusia Online, Badan Hukum Online, Auto Debet Penerimaan Negara Bukan Pajak, sehingga ada kepastian waktu, transparansi, murah dan efesien, karena semua berbasis TI,” tutup Harun.

Selain dua dosen Unsulbar, enam anggota MPND yang dilantik yakni dari Unsur Pemerintah Asri, S.H, Wardi, S.H, dan Syamsul Millah, S.H, dari unsur Notaris Mira Febiola Shirley Nurman, S.H., M.Kn, Hendra Saputra Nurdin, S.H., M.Kn, dan Cici Harfiah, S.H.,M.Kn, serta unsur akademis Dr. Kahar, S.H.,M.H.
Turut Hadir Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM, Sri Lastami, Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan Hukum dan HAM, Abdullah, perwakilan Notaris se Sulbar, Majelis Kehormatan Notaris, Majelis Pengawasan Wilayah Sulbar, unsur dari Akademisi dan Pemerintah, serta perwakilan dari Unsulbar.

