Seminar Triple Helix Awali KNAI Forum Dosen Indonesia Sulbar

Seminar Triple Helix Awali KNAI Forum Dosen Indonesia Sulbar

- in Berita, Kampusiana
731
0

Seminar Nasional membahas sinergitas Triple Helix mengawali rangkaian Konferensi Nasional Artikel Ilmiah (KNAI) Forum Dosen Indonesia (FDI ) Sulbar 2018 di aula LPMP Sulbar, Majene, Jumat (14/04).    ( Foto : Nurkhalisah)

Reporter : Nurkhalisah ( Pendidikan Fisika 2016) 

karakterunsulbar.com – Forum Dosen Indonesia (FDI ) Sulawesi Barat menggelar Konferensi Nasional Artikel Ilmiah (KNAI) 2018 yang dimulai Sabtu ( 14/04) bertempat di aula LPMP Sulbar, kecamatan Banggae, Majene.
KNAI FDI Sulbar 2018 berisi sejumlah rangkaian kegiatan antara lain seminar nasional, Oral Presentation serta kegiatan pengabdian dosen bagi masyarakat.

Rangkaian kegiatan KNAI 2018 dimulai dengan pembukaan acara oleh gubernur Sulawesi Barat yang diwakili kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah ( Balitbangda) Sulawesi Barat, Jamil Barambangi.

” Pemerintah provinsi mengapresiasi kegiatan ilmiah ini, kami berharap dari kegiatan seminar dan rangkaian kegiatan lainnya dapat memberi sumbangsih bagi pembangunan Sulawesi Barat,” kata Jamil yang juga adalah dosen berhombase Fakultas Matematika dan IPA (MIPA) Unsulbar.

Hadir dalam acara pembukaan antara lain rektor Unsulbar Dr. Akhsan Djalaluddin, bupati Majene yang diawali asisten II Iskandar, Kapolres Majene AKBP AKBP Asri Effendy, puluhan dosen berbagai kampus dari sejumlah daerah di Indonesia serta ratusan mahasiswa se kabupaten Majene.

Panitia melaporkan, selain berasal dari kampus – kampus di Sulawesi Barat, dosen peserta KNAI 2018 juga berasal dari sejumlah kampus di Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, DI Jogjakarta dan kota Medan, Sumatera Utara.

ketua FDI Sulawesi Barat, Irfan A. Palalloi, ST, MT menyampaikan, tujuan dari KNAI adalah upaya untuk meningkatkan kolaborasi serta minat publikasi ilmiah di kalangan akademisi maupun praktisi.

” Mewujukan sinergi Triple Helix dalam mengoptimalkan potensi kemaritiman Sulbar secara nasional menjadi tema seminar dengan tujuan agar dari seminar lahir sumbangsih pemikiran bagi pembangunan daerah Sulbar,” kata Ifran yang juga dosen Teknik Informatika Unsulbar.

Triple Helix

Irfan menjelaskan Triple Helix adalah sinergi dan penyatuan tiga kalangan yang terdiri dari kalangan akademik, bisnis atau pengusaha dan pemerintah.
Ketiga kalangan tersebut memiliki posisi strategis untuk meningkatkan dinamika dan daya kesinambungan ekonomi.

Pada seminar nasional FDI membahas singergitas Triple Helix tersebut, panitia KNAI menghadirkan sejumlah pembicara, antara lain : Direktur Perusahaan Daerah (Perusda) kabupaten Jepara, Jawa Tengah, M. Rifqi Roosdhani; rektor Unsulbar Dr. Akhsan Djalaluddin, Anggota Dewan Riset Nasional Zulfajri Basri Hasanuddin yang juga dekan Fakultas Teknik Unsulbar,  Kepala Balitbangda Sulbar Dr. Jamil Barambangi dan asisten II Pemkab Majene, Iskandar.

” Perusda Aneka Usaha Jepara baru – baru ini terpilih sebagai salah satu perusahaan daerah terbaik di tanah air, kami mengelola agrowisata yang kini tumbuh berkembang menyumbang pendapatan bagi daerah,” ungkap Rifqi saat membawakan materinya di seminar.

Ia mengungkapkan, bisnis andalan Perusda Aneka Usaha Jepara saat ini adalah Kepala Park, yakni sebuah tempat wisata berbasis lahan pertanian kelapa dalam.
Lahan kebun kelapa tersebut kata Rifqi dibangun sejumlah sarana yang menarik, antara lain track atau jalur kendaraan bermotor ATV serta Flying Fox.

” Potensi kebun kelapa di Sulbar jauh lebih besar, itu bisa dimanfaatkan untuk peningkatan ekonomi,” tambah Rifqi.

Para pemateri lainnya juga berpendapat, Sulbar memiliki banyak potensi Sumber Daya Alam ( SDA ) termasuk di bidang wisata alam dan kemaritiman.

” Kekurangan selama ini karena pembangunan tanpa didahului kajian komprehensif, pembangunan selaqma ini lebih berdasarkan keinginan, nah kedepan pembagunan harus berbasis data dan kajian ilmiah,” kata Jamil.

Rektor Akhsan Djalaluddin dalam materinya di seminar menyampaikan, Unsulbar sebagai unsur akademik di triple helix telah menggelar berbagai kegiatan nasional dan internasional yang telah berhasil menumbuhkembangkan perekonomian daerah.

” Unsulbar telah menggelar Indonesia Youth Maritime, itu telah berhasil menarik minat para pemuda mahasiswa dari berbagai negara di belahan dunia untuk datang melihat potensi pariwisata Majene,” kata rektor Akhsan.

Setelah seminar nasional, agenda selanjutnya KNAI FDI 2018 adalah presentase hasil – hasil penelitian para dosen. Data dari panitia, terdapat 25 judul penelitian yang dipresentasekan dengan beragama tema mulai dari Teknologi, Kesehatan, Penyalahgunaan Narkoba hingga Analisis Piutang usaha. (RD01)

About the author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga

BREAKING NEWS: UTBK-SBMPTN 2021 Diperpanjang Hingga 2 April

Sumber : @ltmptofficial Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi