Mimbar Bebas, Sampaikan Aspirasi Mahasiswa

Mimbar Bebas, Sampaikan Aspirasi Mahasiswa

- in Kabar Kampus
5440
0

Foto: Ketua HMPSIH Unsulbar, Parman saat menyampaikan orasi di Mimbar bebas, Jumat (15/03/2019).

Laporan: Nur Indah Sari S (Akuntansi, 2018)

Nur Aina (Akuntansi, 2018)

karakterunsulbat.com – Aliansi Lembaga Mahasiswa Majene (ALMM) menggelar Mimbar Bebas didepan sekretariat himpunan mahasiswa manajemen (HMM) mulai pukul 09:00-17:00. (14/03/2019)

Aliansi tersebut tergabung oleh beberapa himpunan, organisasi, dan Organda yang diantaranya Himpunan Mahasiswa Manajemen (HMM), Himpunan Mahasiswa Sipil (HMS), Himpunan Mahasiswa Teknik Sipil (HIMAPSI), Serikat Anak Bangsa (SAB), Serikat Mahasiswa Untuk Rakyat (SEMUT), Himpunan Mahasiswa Ilmu Politik (HIMAPOL), Himpunan Mahasiswa Program Studi Ilmu Hukum (HMPSIH), Himpunan Mahasiswa Hubungan Internasional (HIMAHI).

Juga, Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND), Himpunan Mahasiswa Islam Majelis Penyelamat Organisasi (HMI MPO), Himpunan Mahasiswa Kehutanan (HIMAHUT), Himpunan Mahasiswa Peternakan (HIMASTER), Ikatan Mahasiswa Campalagian (IKAMACAN), Himpunan Mahasiswa Satu Sendana (HMSS), Himpunan Mahasiswa Akuntansi (HMA), Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ekonomi, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) PANDARAQ.

Adapun beberapa tuntutan oleh aliansi tersebut adalah (1) Mahasiswa rasa Orde Baru (2) Kampus rasa pasar (3) Krisis demokrasi (4) Mengecam larangan berekspresi (5) Jangan bungkam kebebasan berpendapat (5) Kembalikan hak mahasiswa yang diskorsing.

Mimbar Bebas, ini dijadiakan wadah mahasiswa untuk menyampaikan aspirasi diantaranya, menuntut dicabutnya surat keputusan skorsing mahasiswa Universitas Andi Djemma (Unanda) Palopo. Dan sebagai ruang penyadaran bagi mahasiswa agar hal tersebut tidak terjadi di Universitas Sulawesi barat (Unsulbar). Serta menjadi wadah pembelajaran untuk kampus terkait kebebasan bersuara yang tidak dapat dibatasi.

Hal tersebut berdasarkan surat keputusan nomor 207/f04.02/18/023/1/2019 tentang Pemberhentian Sementara (skorsing) kepada mahasiswa atas nama Mardanianto, Febriansyah dan Komang Jordi yang merupakan mahasiswa Unanda Palopo.

Menurut keterangan kordinator lapangan (KORLAP) mimbar tersebut Muhammad Ikhsan Tahir (Manajemen 2016), ketiga mahasiswa tersebut diskorsing akibat menuntut transparansi anggaran kampus.

“Mereka menuntut transparansi anggaran kampus, tapi birokrasi mengecam tindakan tersebut dan memberhentikan mereka secara fisik,” terang KORLAP.

Ikhsan menambahkan, mimbar ini bebas menyuarakan pikiran mahasiswa melalui orasi, puisi dan lain-lain. Sehingga semua mahasiswa bisa berkontribusi untuk kampus.

Semoga tidak ada lagi mahasiswa yang apatis dan birokrasi tidak membatasi suara mahasiswa,” pungkasnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga

FOTO : Satu Hari, Berjuta Cerita, Berbagi Kebahagiaan di Panti Asuhan

Foto 1 : Rektor Unsulbar, Prof. Muhammad Abdy