Mahasiswa Sylva Benahi Jalur Ekstrim Unsulbar

Mahasiswa Sylva Benahi Jalur Ekstrim Unsulbar

- in Kabar Kampus
1850
0

Foto: Mahasiswa Kehutan tanpak sedang memperbaiki jalur ekstrim menuju Kampus Padhang-PadhangPadhang-Padhang, (Foto: Riska Alvianingsih).

Laporan: Nur Indah Sari S (Akuntansi, 2018)

karakterunsulbar.com – Peringati Hari Bakti Rimbawan, Sabtu (16/03), Mahasiswa Kehutanan yang tergabung dalam Sylva Indonesia Pimpinan Cabang Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) melakukan perbaikan jalan ekstrim Unsulbar.

Jalan ekstrim tersebut merupakan akses menuju Kampus Padhang-Padhang Unsulbar jalur Lingkungan Lino Maloga, Kelurahan Lembang, Kecamatan Banggae Timur, Majene.

Terlihat, mereka membenahi jalur Lino Maloga dengan menambal bagian jalan yang rusak menggunakan batu dan tanah.

Ketua Sylva PC. Unsulbar, Moh. Ilham (Kehutanan, 2016) mengatakan, selain memperingati hari bakti rimbawa, perbaikan jalan juga dilakukan agar tercipta kenyamanan mahasiswa menuju kampus Padhang-Padhang Unsulbar.

“Tindakan-tindakan kecil seperti ini semoga  bisa dilihat oleh pihak Unsulbar.” terang Ilham.

Menurutnya, mahasiswa tidak harus selalu berteriak-teriak di jalan menuntut perbaikan infrastruktur kampus, melainkan bisa memberikan sikap nyata sebagai solusi.

“Walaupun kecil tapi dampaknya besar,” tambahnya.

Selain itu Ilham berharap, adanya tindak lanjut kampus terkait kejelasan perbaikan jalan, mengingat tidak sedikit korban (mahasiswa dan dosen) mengalami kecelakaan kecil akibat jalan rusak.

Hasil Swadaya

Biaya pembenahan akses menuju kampus Padhang-Padhang jalur Lino Maloga tersebut merupakan hasil swadaya mahasiswa Sylva. Mereka berinisiatif mengumpulkan dana demi memperbaiki jalan yang dianggap cukup ekstrim.

Dianggap jalur ekstrim, dikarenakan tanah bercampur bebatuan yang berada pada kemiringan tanah 35 derajat. Sehingga menimbulkan batu kerikil dan licin ketika hujan turun. Juga jalur tersebut hanya bisa dilalui kendaraan roda dua karena sempitnya jalan.

Akibatnya, saat hujan turun tidak sedikit mahasiswa yang memilih memarkir kendaraannya dan harus berjalan kaki demi keselamatan.

Jalur ektsrim tersebut berdasarkan pantauan karakter, mencapai 300 Meter. Terhitung dari ujung jalan beton yang telah dibangun pemerintah kabupaten Majene yang menelan anggaran 40 Miliar hingga mencapai puncak.

Selain perbaikan jalan, rangkaian kegiatan memperingati Hari Bakti Rimbawan yang ke-36 juga dilakukan, diantaranya pungut sampah dan memisahkan jenis sampah, serta kampanye dan bagi-bagi brosur.

Rangkaian kegiatan tersebut melibatkan sekitar 40 anggota Sylva Unsulbar. Mereka melakukan pembersihan dan memilah sampah yang berserakan di Kampus Padhang-Padhang, Unsulbar.

Sementara, kampanye dengan cara membagikan brosur pengurangan sampah plastik dilakukan  diseluruh tempat perkuliahan. (RD03)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga

FOTO : Satu Hari, Berjuta Cerita, Berbagi Kebahagiaan di Panti Asuhan

Foto 1 : Rektor Unsulbar, Prof. Muhammad Abdy