Foto: Gedung Unsulbar
Karakterunsulbar.com – Rektor Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) Dr. Akhsan Djalaluddin meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Sulawesi Barat (PUPR Sulbar) mempercepat pembangunanan dua gedung mangkrak Unsulbar yang berada di Kelurahan Tande dipercepat.
Hal itu disampaikan saat ditemui karakter, usai launching angkot Mobil pete-pete Unsulbar, bersama Bupati Majene, Dr. Fahmi Massiara dan pejabat lainnya, Senin (4/11/2019).
“Kita berharap proses pembangunan gedung mangkrak dipercepat,” jelas Akhsan.
Hal serupa disampaikan Wakil Rektor II Bidang Bidang Administrasi Umum, Keuangan, Sarana Prasarana dan Kepegawaian, Dr. Anwar Sulili, M.Si. Ia menyayangkan lambatnya proses pembangunan gedung mangkrak tersebut.
“Jika begini kita pesimis bisa dimulai tahun ini, karena sudah masuk akhir 2019,” ungkap Anwar Sulili.
Menurut Anwar Sulili, harusnya pembangunan dipercepat karena sesuai janji Kementrian PUPR Sulbar, bahwa pengerjaan akan dilakukan dengan target 20 persen untuk tahun 2019.
Selanjutnya tahun 2020, sudah masuk pada tahap penyelesaian dan siap untuk digunakan.
Untuk mempercepat proses tersebut, beberapa hari yang lalu Rektor Akhsan menemui Kapolda, Baharuddin Djafar, Kejaksaan Negeri, Kejaksaaan Tinggi Sulawesi Barat untuk mendorong percepatan pengerjaan gedung mangkrak tersebut.
“Dia yang lelang, Kementrian kita kasih uangnya, proses ada sama dia, makanya pak Rektor kemarin menemui Kapolda, Kejari, dan Kejati untuk mempercepat membangunan kampus,” tambah Anwar.
Pantauan karakter, hingga saat ini dua gedung mangkrak di kampus Padhang – Padhang Unsulbar, Kelurahan Tande Timur, Majene. Belum terlihat tanda-tanda akan dimulainya pengerjaan gedung tersebut.
Sumber Dana Pembangunan Gedung Mangkrak Unsulbar.
Seperti yang dilansir Siaran Pers Kemenristekdikti Nomor : 13/SP/HM/BKKP/I/2019, Selasa (22/01/2019), Direktur Jenderal Sumber Daya Iptek dan Dikti, Ali Ghufron Mukti melaporkan, total anggaran tersebut terbagi menjadi lima skema pembiayaan program. Salah satu yang menjadi prioritas adalah menyelesaikan 38 gedung mangkrak atau berstatus KDP di PTN.
Rp 2,7 Triliun tersebut dibagi atas : Rp 1,6 Triliun untuk 38 gedung mangkrak yang berstatus Kontruksi Dalam Pengerjaan (KDP) di Perguruan Tinggi Negeri (PTN), Rp150 miliar untuk 11 PTN 3T LDikti.
Kemudian, 7 PTN melalui SBSN (Surat Berharga Syariah Negara) sebesar Rp 498 miliar, revitalisasi 7 LPTK sebesar Rp73,6 miliar, dan pembangunan 12 PTN melalui PHLN (Pinjaman dan Hibah Luar Negeri) sebesar 370,43 miliar.
Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) sendiri menerima bantuan dana alokasi pembangunan gedung mangkrak sebesar Rp 70 Miliar.
Wakil Rektor 2 (WR II) Unsulbar, Ir. H. Anwar Sulili, membenarkan hal tersebut, Ia menjelaskan, bantuan yang diberikan Kemenristekdikti akan digunakan untuk kontruksi dua gedung Unsulbar yang mangkrak.
“Untuk kontruksi dua gedung di Padhang-Pandhang, dan semoga selesai tahun ini.” tuturnya saat dihubungi karakterunsulbar.com, Kamis (24/01/2019) lalu.

