Almarhum Muhammad Syukri, Torehkan Prestasi di Unsulbar

Almarhum Muhammad Syukri, Torehkan Prestasi di Unsulbar

- in Berita
1165
0

Almarhum Muhammad Syukri (kiri). (foto: Facebook Muhammad Syukri)

karakterunsulbar.com – Wafatnya dosen Fakultas Peternakan dan Perikanan (Fapetkan) Unsulbar, Muhammad Syukri, Sabtu, (30/05), meninggalkan duka mendalam bagi banyak pihak khususnya di keluarga besar Unsulbar.

Kepergian almarhum juga mengingatkan pada sosok dosen yang penuh dedikasi, bertanggung jawab serta sarat prestasi.

Wakil Dekan Fapetkan Unsulbar, Dr. Tenriware kepada Karakter mengatakan salah satu prestasi terbaik yang ditinggalkan almarhum Syukri adalah keberhasilannya meraih akreditasi B bagi program studi Budidaya Perairan tahun 2017.

Tenriware mengisahkan, saat perjuangan meraih akreditasi tersebut, almarhum Syukri merupakan ketua Program Studi Budidaya Perairan.

“Saya saksikan sendiri bagaimana dedikasi almarhum, tiga bulan kami bersama kontrak kost untuk mengerjakan berkas akreditasi, beliau yang paling sibuk, beliau sangat bertanggung jawab, dan alhamdulillah perjuangan itu berhasil, prodi (Budidaya Perairan,-) dapat (akreditasi,) B,” kenang Tenriware.

Ia mengatakan, bersama almarhum Syukri dan almarhumah Nurhidayah serta para dosen lainnya, pihaknya bahu membahu berjuang meraih akreditasi B tersebut.

Selain dikenang sebagai dosen yang penuh dedikasi mengajar dan mengabdi di Unsulbar, almarhum yang tengah melanjutkan pendidikan S3 di Universitas Brawijaya Malang juga dikenal sebagai dosen yang patut menjadi panutan baik sesama dosen maupun mahasiswa.

Pembimbing KKN dan Serdos

“Saat bersama menjadi pembimbing Kuliah Kerja Nyata (KKN), beliau itu koordinator pembimbing tingkat kabupaten, saya sebagai koordinator desa banyak dibantu beliau, almarhum cerdas dan merupakan sosok pemimpin humanis, beliau salah satu panutan, ” kata dosen prodi Peternakan, Marsudi Makmur.

Almarhum (kiri) sedang menyampaikan materi (foto: Dr. Tenriware)

Para dosen juga mengenang almarhum yang juga alumni Pesantren Modern Al-Iklash Lampoko, Polman tersebut sebagai dosen yang senang berbagi ilmu dan pengalaman baik di pengajaran, penelitian dan pengabdian.

“Saya berhasil meraih sertifikasi dosen (serdos,-) akhir 2017 juga atas bimbingan almarhum, beliau dengan senang hati berbagi ilmu. Teman-teman dosen lain yang tengah berjuang meraih serdos atau beasiswa maupun penelitian banyak dibantu almarhum, tentu kami semua sangat kehilangan,” kata dosen (non-aktif) Unsulbar, Farhanuddin.

Menurut Tenriware, almarhum Syukri merupakan salah seorang dosen Unsulbar yang masuk dalam tim Serdos Unsulbar.

Selain para dosen, duka mendalam juga dirasakan para mahasiswa. Almarhum dikenang mahasiswa sebagai pengajar yang disiplin, cerdas serta sosok pembina mahasiswa penuh tanggung jawab.

“Sangat cepat bapak meninggalkan kami semua, selamat jalan pak, kami bersaksi anda orang yang sangat baik, bapak menginspirasi kami. InsyaAllah almarhum husnul khatimahimah. Aamiin YRA,” tulis aktivis mahasiswa Unsulbar dari Fapetkan, Syahril Syarif (dikutip dari WAG Unsulbar Info)

Seperti diberitakan sebelumnya, dosen Fakultas Peternakan Perikanan, Muhammad Syukri meninggal dunia, Sabtu (30/05 ) di Makassar.

Keterangan yang dihimpun dari berbagai sumber, almarhum wafat di tengah menjalani perawatan intensif di rumah sakit Awal Bross Makassar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga

Pandemi di Tengah Ramadhan, Fekon Berbagi Sembako

Foto : Dekan Fekon, (Mujirin M Yamin, SE.,MS)