Sekolah Debat LDKH : Penerapan Kuliah Online di Tengah Pandemi

Sekolah Debat LDKH : Penerapan Kuliah Online di Tengah Pandemi

- in Kabar Kampus
332
0

Foto : Sekolah Debat LDKH Unsulbar

Laporan : Desi Afrianti Arnas (Ilmu Hukum, 2019)

Karakterunsulbar.com – Lembaga Debat dan Kajian Hukum (LDKH) Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) menggelar sekolah debat 27-29 September 2020. Sekolah debat digelar dengan 3 tahapan yakni pembekalan, pengumuman mosi serta sparring.

Pembekalan debat dimulai dengan pemberian materi seputar strategi dan taktik berdebat yang baik dan benar, serta mengembangkan sikap kritis dalam menyusun argumentasi berdebat yang dibawakan oleh Drs. H. Mustamin (Staf Bupati Majene Bidang Pendidikan dan Kebudayaan) dan Asrullah, S.H., M.H (Pembina LDKH Unsulbar).

Tahapan kedua yaitu pengumuman mosi debat “Penerapan Kuliah Online di Masa Pandemi”, dengan memberikan waktu satu hari untuk peserta mendalami mosi.

Di tahapan ketiga, sparring oleh 2 tim yaitu tim Pro yaitu Abdurrida (Hukum, 2018), Kasman Mariadi (Hukum, 2019), dan Alfian Mansyur (Hukum, 2019). Sementara tim Kontra terdiri dari Tiyan Fajar Prakoso (Hukum, 2019), Yusriandi AG (Hukum, 2019), dan Syahril (Hukum, 2019).

Asrullah menyebutkan, sekolah debat LDKH berpeluang besar untuk meregenerasi kader yang unggul.

“Ketika ada undangan kompetisi debat, kita sudah bisa memantapkan persiapkan kader,” jelasnya usai menghadiri sekolah debat. (29/9/2020)

Manfaat dengan adanya sekolah debat ini membuat para kader lebih percaya diri dan yakin pada LDKH bahwa mereka tidak sia-sia memilih lembaga tersebut untuk mengembangkan bakat mereka di bidang debat.

“Saya merasa tidak sia-sia menyempatkan diri untuk datang kembali ke Majene dari Tapalang Barat karena ilmu dari sekolah debat ini sangat bermanfaat,” kata Alfian Mansyur (Hukum, 2019).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga

Calon Tunggal Terpilih Jadi Ketua Umum Unsulbar Shooting Club

Foto : dari kiri ketua USC periode 2019-2020