Dekan Terpilih FKIP Unsulbar, Dr. Kartika Hajati, M.Pd saat pemilihan Dekan FKIP, Selasa 19 Mei 2026 di kampus Padha-Padhang, Tande Timur. (Foto : Ist)
Karakterunsulbar.com – Dekan terpilih Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Unsulbar, Dr. Kartika Hajati menyiapkan program prioritas melalui 100 hari kerja.
Program strategis ini berfokus pada penguatan tata kelola internal, peningkatan budaya kerja, hingga penyelarasan visi fakultas dengan universitas.
Kepada jurnalis karakterunsulbar.com, Vinolia, dekan terpilih Dr. Kartika menjelaskan, sebagai langkah taktis pasca-pemilihan, dirinya langsung bergerak cepat meluncurkan strategi kepemimpin.
Ia menguraikan, untuk memastikan transparansi dan arah gerak yang terukur, Dr. Kartika memaparkan sepuluh program prioritas utama beserta rincian kegiatan dan indikator keberhasilan yang akan dicapai.
Langkah awal yang krusial dilakukan melalui penataan koordinasi di tingkat struktural. Dr. Kartika menjadwalkan rapat koordinasi awal yang melibatkan jajaran wakil dekan, ketua jurusan, ketua program studi (kaprodi), hingga Kepala Bagian (Kabag).
Tidak berhenti di situ, pertemuan sinkronisasi program kerja juga diperluas bersama Gugus Penjaminan Mutu (GPM) dan unit-unit fakultas lainnya demi menyusun agenda prioritas serta mekanisme koordinasi rutin.
Seperti diberitakan sebelumnya, Dr. Kartika Hajati meraih suara terbanyak dalam pemilihan dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Unsulbar, Selasa, 19 Mei 2026.
Berdasarkan hasil penghitungan suara putaran terakhir, Dr Kartika mendulang 14 suara suara, sementara calon lainnya, Dr. Umar mendapatkan 13 suara, 1 suara lainnya dinyatakan tidak sah.
Berita Terkait : Breaking News : Dr. Kartika Unggul Pemilihan Dekan FKIP Unsulbar
Coffee Morning
Kemudian, Dr. Kartika juga akan melakukan penguatan komunikasi interpersonal Pimpinan dan Dosen
untuk mencairkan sekat birokrasi.
Menurutnya, pendekatan personal melalui agenda coffee morning yang digelar bersama para dosen per program studi secara bergiliran.
Pertemuan informal ini difungsikan sebagai ruang dialog terbuka untuk mendengarkan langsung kendala akademik, menyerap aspirasi terkait pengembangan prodi, serta menampung masukan untuk tata kelola fakultas yang lebih baik.
Menyadari bahwa roda administrasi bertumpu pada staf pendukung, Dr. Kartika mengagendakan dialog khusus dengan tenaga kependidikan (tendik) di setiap bagian dan unit kerja, kemudian menggelar Forum Silaturahmi Sivitas Akademika.

Dialog Kemahasiswaan
Mahasiswa mendapatkan porsi perhatian yang besar dalam program 100 hari kerja. Dr. Kartika menjadwalkan forum dialog dengan Himpunan Mahasiswa (HIMA), Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM).
“ini dirancang untuk menyerap aspirasi terkait layanan kemahasiswaan, membahas program pembinaan prestasi, memperkuat karakter mahasiswa, sekaligus menampung usulan kolaboratif untuk persiapan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun Akademik 2026/2027,” ungkap Dr. Kartika.
Dalam program prioritasnya, Dr. Kartika juga mencanangkan Penguatan Budaya Akademik Melalui Strategi Kolaboratif, Penguatan Budaya Kerja Profesional, Evaluasi Layanan Akademik dan Administrasi, Pemetaan Potensi SDM dan Penyusunan Prioritas Strategis Fakultas
Sebagai penutup rangkaian program 100 hari kerja, Dr. Kartika akan melakukan peninjauan ulang (review) untuk memastikan seluruh program di tingkat fakultas selaras dengan Indikator Kinerja Utama (IKU) dan Rencana Strategis (Renstra) Universitas. Dari hasil evaluasi tersebut, akan disusun roadmap prioritas pengembangan jangka menengah serta penetapan program kerja berdasarkan skala prioritas institusi. (VIN/RD01)

