Foto : penyerahan piagam penghargaan pemateri workshop
Penulis : Syahril (Ilmu Hukum, 2019)
Karakterunsulbar.com – Pusat Studi Pedesaan Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) mendunkung pengembangan pandai besi di Desa Pamboborang, Kabupaten Majene, dengan menyelenggarakan workshop penelitian pedesaan, Jumat – Minggu, 2 – 4 April 2021.
Workshop tersebut bertujuan untuk peningkatan kompetensi peneliti pedesaan di Unsulbar.
Diikuti sebanyak 25 peserta yang terdiri dari dosen dan mahasiswa Unsulbar, dosen universitas lain di Sulawesi Barat, dan aparat Desa Pamboborang.
Pelatihan yang menghadirkan narasumber Rektor Unsulbar, Dr.Akhsan Djalaluddin, dua Peneliti Peneleh Research Institute yakni dosen Universitas Brawijaya Malang, Dr. Aji Dedi Mulawarman, dan dosen Politeknik Negeri Malang, Dr.Ari Kamayanti.
Wakil Ketua Pusat Studi Pedesaan Unsulbar, Nur Indah Sari Arbit mengatakan bahwa desa Pamboborang sendiri saat ini dikenal sebagai desa pandai besi.
Keterbatasan pasar dan inovasi menjadikan produk-produk hasil pandai besi kurang berkembang.
“Desa Pamboborang sangat perlu inovasi pengembangan, mengingat desa ini memiliki berbagai potensi wisata yang belum terkelola dengan baik. “, Minggu (4/4).
Pelatihan dilaksanakan dengan menerjunkan langsung peneliti untuk melihat masalah-masalah dan potensi yang dimiliki desa.
“Dengan adanya saran dan solusi yang diberikan, dapat menuntaskan masalah tersebut sehingga Pamboborang bisa menjadi desa yang mandiri dengan masyarakat sejahtera” tambahnya.

