Mahasiswa Tuntut Transparansi Hasil Seleksi Penerimaan KIP Kuliah

Mahasiswa Tuntut Transparansi Hasil Seleksi Penerimaan KIP Kuliah

- in Kabar Kampus
769
0

Foto : Laboratorium Terpadu Unsulbar

Laporan : Syahril

Karakterunsulbar.com – Mahasiswa Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip), tuntut transparansi hasil seleksi penerimaan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah untuk angkatan 2021.

Melalui wakil ketuanya, Yasin Rahman (Ilmu Hukum, 2018), menginginkan universitas terbuka tentang hasil proses seleksi KIP Kuliah.

Ia mengungkapkan bahwa tuntutan ini dikarenakan terdapat permasalahan yang ditemui diantara mahasiswa angkatan 2021 yang tidak lolos KIP Kuliah.

“Ada beberapa junior yang memiliki KIP Kuliah dan lolos Pendaftaran jalur SBMPTN tapi tidak masuk dalam data seleksi, jadi kami ingin mempertanyakan bagaimana proses penyeleksian KIP Kuliah,” jeasnya pada karakterunsulbar.com, (19/10/2021).

Mahasiswa yang akrab disapa Ian itu juga mengatakan, mereka telah menemui kepala Biro Akademik dan Kemahasiswaan, Drs. Abdul Latif Dollah, MM, untuk menyelesaikan permasalah tersebut.

Meminta diberikan data hasil seleksi tiap tahapan KIP Kuliah, mulai dari data Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbud Ristek), data hasil wawancara, hingga data final penerima dan yang tidak lolos KIP. Selasa, (19/10).

Ian menyampaikan bahwa Latif Dollah menolak memberikan data tersebut, tetapi menerangkan bahwa prioritas penerima KIP Kuliah adalah mahasiswa jalur SNMPTN dan SBMPTN.

“Karena itu, kami menuntut transparansi hasil prosedur penyeleksian KIP Kuliah yang menurut kami terdapat ketidakjelasan,” ucapnya.

Tambahnya, saat ini ada empat mahasiswa yang merasa dirugikan oleh sistem seleksi KIP Kuliah oleh BEM Fisip, dan mereka akan membuka pengaduan untuk mehasiswa yang juga memiliki masalah yang sama.

Kepala Biro Akademik dan Kemahasiswaan Unsulbar (Abdul Latif Dollah)

Dikonfirmasi kembali oleh karakterunsulbar.com, Abdul Latif menjelaskan bahwa data tahap awal untuk mahasiswa penerima KIP Kuliah berasal dari Kementerian Sosial yang datanya sudah dievaluasi sesuai sistem prioritas.

“Evaluasi awal itu dari Kemensos yang datanya sudah diurut sesuai prioritas, jadi kami di universitas tinggal evaluasi kembali melalui verifikasi data,” jelasnya saat ditemui di ruangannya di Rektorat Unsulbar, (25/10).

Ia juga mengungkapkan bahwa sistem evaluasi di Unsulbar pun dilakukan oleh tim, baik itu berkas, hasil wawancara, hingga tim yang bertugas meninjau rumah calon penerima KIP Kuliah untuk menyeleksi.

“Setelah itu kami evaluasi lagi dan urut untuk melihat kelayakan menerima KIP Kuliah,” tambahnya.

Ia juga menjelaskan, untuk mahasiswa yang datanya tidak masuk dalam hasil evaluasi Kemensos akan diusahakan di kuota tambahan nantinya yang masih dalam tahap pengusulan ke Kemendikbud Ristek.

Terkait transparansi hasil seleksi KIP Kuliah, Abdul Latif menyebutkan tidak bisa memberikan data tersebut kepada karakterunsulbar.com tanpa konfirmasi dari Rektor Unsulbar, Dr. Akhsan Djalaluddin, MS.

“Untuk datanya tidak bisa diambil karena bukan perintah dari pimpinan langsung, tapi jika ingin melihat bisa,” terangnya.

Namun, tim karakterunsulbar.com tidak dapat melihat data hasil seleksi KIP Kuliah tersebut lantaran staf yang bertanggung jawab, Dzul Ihsan sedang tidak hadir karena jadwal shift kantor.

Saat ini, Unsulbar sendiri telah menerima 1.150 kuota KIP Kuliah mahasiswa baru 2021. Dan kembali mengusulkan 1.200 kuota tambahan ke Kemendikbud Ristek.

Untuk data penerima KIP Kuliah mahasiswa angkatan 2021 dapat dilihat di lama Facebook Universitas Sulawesi Barat, yang diupload 13 Oktober 2021 lalu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga

Wisuda Pertama di Kampus Padha-Padhang

Foto : Pelaksanaan program wisuda IX Tahun 2021