Mahasiswa Demo KIP Kuliah, Rektor Akhsan : Kami Terus Upayakan Kouta Tambahan

Mahasiswa Demo KIP Kuliah, Rektor Akhsan : Kami Terus Upayakan Kouta Tambahan

- in Kampusiana
876
0

Foto : Demo mahasiswa tuntut KIP Kuliah (sumber foto : Ma’ruf)

Karakterunsulbar.com – Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Unsulbar Bergerak (AMUK) Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) melakukan aksi demo di gedung Rekotrat. Mereka meminta transparansi KIP Kuliah mahasiswa angakatan 2021. Jumat, (29/10/2021).

Salah satu demonstran, Ma’ruf (Ilmu Hukum, 2018), mengungkapkan, Setelah melakukan audiensi dengan pimpinan universitas, Rektor Dr. Akhsan Djalaluddin, MS, menjelaskan kriteria KIP Kuliah tiap jenis pendaftaran.

Untuk KIP Kuliah SNMPTN, disebutkan bahwa haruslah memenuhi kriteria baik itu akademik, maupun kondisi ekonomi, dan memiliki KIP Kuliah.

“Untuk SBMPTN, kriterianya adalah memiliki nilai Persentil 1-16 yakni kelompok per-seratus yang menunjukkan tingkat kesejahteraan rumah tangga, mempunyai KIP Kuliah, dan UKT Rp. 500 Ribu – Rp. 1 Juta, serta dikhususkan untuk yatim dan piatu,” ujarnya melalui pesan suara WhatsApp pada karakterunsulbar.com, (29/10)

Sedangkan untuk jalur Mandiri, syaratnya yakni terdaftar sebagai penerima KIP Kuliah Aspirasi, dan dengan mempertimbangkan ekonomi keluarga.

Tak hanya menuntut transparansi KIP Kuliah, mahasiswa juga membawa beberapa isu yakni kejelasan beasiswa Peningkatan Prestasi Akademik (PPA), dan transparansi anggaran tahun 2019-2021.

Rektor Unsulbar (Dr. Akhsan Djalaluddin, MS)

Konfirmasi Universitas Sulawesi Barat

Dikonfirmasi langsung, Rektor Akhsan menjelaskan bahwa sebelumnya KIP Kuliah ditentukan dengan sistem Persentil nilai berdasarkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerian Sosial (Kemensos). Namun, karena mayoritas masyarakat Sulbar tidak terdaftar di DTKS, Unsulbar menambahkan syarat dengan survei langsung ke tempat tinggal calon penerima KIP.

“Jadi dikombinasi, sebagian melalui survei lapangan, sebagiannya lagi dengan sistem Persentil DKTS,” jelasnya melalui panggilan WhatsApp kepada Karakterunsulbar.com, (29/10).

Dari data yang dihimpun tim karakter, Penerima KIP Kuliah angkatan 2021 mencapai 1.198 yang terbagi atas 1.150 KIP Kuliah Kemensos, dan 48 KIP Kuliah Aspirasi DPR. Sedangkan total mahasiswa angkatan 2021 yakni 3.304 mahasiswa.

Lebih lanjut, Rektor yang telah menjabat dua periode itu menyebutkan bahwa untuk mahasiswa yang belum mendapat KIP Kuliah telah diupayakan pengusulan kuota tambahan ke Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) sejak beberapa bulan yang lalu.

Di rilis Karakter Unsulbar 11 Oktober 2021, Kepala Biro Akademik dan Kemahasiswaan, Drs. Abdul Latif Dollah, MM menyampaikan bahwa Unsulbar mengusulkan 1.200 kuota tambahan untuk KIP Kuliah mahasiswa. Namun, hingga kini Kementerian belum memberikan tanggapan.

Untuk tuntutan kejelasan beasiswa PPA, Rektor defenitif pertama Unsulbar yang dilantik 2013 lalu itu menjelaskan, beasiswa PPA telah dihilangkan oleh Kementrian, mengingat mahasiswa telah mendapatkan penurunan UKT.

“Kami tidak bisa meminta pihak kementerian kembali mengadakan beasiswa tersebut karena sudah ada aturannya. Tapi tadi saya dikunjungi kepala perwakilan Bank Indonesia Sulbar, dan saya minta agar ada penambahan kuota beasiswa BI untuk mahasiswa berprestasi yang kurang mampu, serta tidak hanya berfokus pada beberapa Prodi. Dan mereka siap mempertimbangkan,” jelasnya dengan harapan dapat memberikan sedikit solusi untuk mahasiswa.

Terkiat tuntutan transparansi anggaran 2019-2021, alumni S3 Institusi Pertanian Bogor (ITB) itu mengungkapkan, tidak bisa memenuhi keinginan mahasiswa yang meminta data Rancangan Kerja dan Anggaran Kementerian Negara/Lembaga (RKA-KL), juga Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA).

“Hal itu bersifat rahasia, bukan karena ada masalah di dalamnya tapi karena menurut UU dan sumpah jabatan tidak bisa dipublikasikan. Kalau untuk total per tahunnya bisa saja, tapi tidak untuk detail rinciannya,” ungkap mantan asisten Bidang Ketataprajaan Provinsi Sulbar tahun 2009-2012 itu.

Terakhir, ia berpesan untuk mahasiswa yang belum lolos KIP Kuliah 2021 agar bersabar dan menunggu kabar baik dari Kemendikbud Ristek.

Diketuahui, aksi mahasiswa kali ini dilatarbelakangi atas masalah mahasiswa Unsulbar angkatan 2021 yang tidak terdaftar di KIP Kuliah, padahal memiliki nomor KIP dan lulus jalur SBMPTN. Karenanya, mereka menuntut kejelasan pendataan dan kriteria prioritas KIP Kuliah.

“Sebab itu kami meminta data prosedur penerimaan KIP Kuliah,” ungkap Ma’ruf.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga

Mahasiswa Mengeluh Keaktifan Kuliah Online, Ketua Prodi Ilmu Politik Janji Evaluasi

Foto : Laboratorium Terpadu Unsulbar Karakterunsulbar.com – Sejumlah