Karakterunsulbar.com – Kisah Nurhasyim, mahasiswa Pendidikan Biologi, Fakultas MIPA, Universitas Sulawesi Barat ( Unsulbar ) yang bekerja pada salah satu jasa cuci motor di Majene sambil kuliah, terus menuai simpati dari banyak kalangan. Ia mendapat pujian. Apresiasi itu beragam, mulai dukungan moril hingga materil.
Dukungan yang diterima Hasyim, sapaan akrabnya, mulai dari memberi semangat dan doa melalui media sosial, memberi infomasi beasiswa ke S-2 hingga memberi bantuan dana kepada mahasiswa semester akhir tersebut.
Keterangan yang disampaikan Hasyim, awalnya tidak menyangka akan mendapat banyak kiriman doa, dukungan bahkan dana atas apa yang Ia kerjakan. Wall facebook, Whatsapp terus dipenuhi kiriman doa dan semangat untuk tidak surut berjuang mengejar cita – cita masa depan.
” Saya bekerja ( mencuci motor,-) sambil kuliah memang betul – betul agar kuliah saya bisa lanjut, dapat selesai tahun ini, Alhamdulillah terima kasih banyak kepada yang sudah memberi doa, menyampaikan dukungan, bahkan kemarin ada yang memberi bantuan dana tunai, sekali lagi terima kasih,” kata Hasyim dengan mata berkaca – kaca.
Baca juga : Inspiratif, Kisah Mahasiswa Biologi Banjir Pujian di Media Sosial
Menurut Hasyim yang meraih IPK rata – rata 3,89 ini, bantuan dana tunai yang diterimanya berasal dari salah seorang anggota DPR-RI dari Sulbar, Afzal Mahfudz. Ia menceritakan awal interaksi di whatsapp, Ia mencitakan kepada yang menghubunginya tentang suka duka bekerja sambil tetap aktif kuliah.
” Jujur saya tidak kenal beliau, komunikasi itu melalui WA, sama seperti yang lain, banyak memberi doa agar saya bisa selesai tahun ini, kemudian berlanjut, beliau tiba – tiba meminta nomor rekening, beliau mengirim bantuan dana agar kendala yang saya alami dapat teratasi sehingga saya bisa selesai tepat waktu,” kata Hasyim yang juga berjualan pulsa.
Secara terpisah, Afzal Mahfudz mengaku, mengetahui kisah Hasyim dari pemberitaan Karakterunsulbar.com. Menurut Afzal, perjuangan Hasyim yang giat bekerja termasuk saat menjalankan ibadah puasa untuk membayar uang kuliah patut diteladani, terlebih kata Afzal, kendati giat bekerja, prestasi akademik Hasyim juga cemerlang. Baik Hasyim maupun Afzal meminta agar besarnya dana bantuan tidak perlu dituliskan.
Afzal mengaku berharap dana tunai yang Ia berikan ke Hasyim dapat mengurangi beban mahasiswa Pendidikan Biologi angkatan 2013 itu terutama mengejar cita – citanya menjadi sarjana tahun ini.
“Iya. Biar sedikit asal ada yang bisa kita perbuat untuk masyarakat Sulbar,” kata Afzal
Hasyim mengatakan, uang itu akan digunakan sebaik-baiknya. Utamanya untuk kebutuhan kuliahnya yang saat ini berada pada tahap akhir. Ia mengaku sebagai anak sulung ingin cepat selesai karena punya tanggung jawab moral untuk membantu pendidikan empat orang adiknya.
“Itu uang mau saya pakai buat bayar seminar hasil, ujian meja, rangkap skripsi,bayar uang wisuda , bayar pengambilan ijazah dan bayar yudisium. Intinya ucapan terima kasih yang sebesar besarnya buat Pak Afzal,” ucapnya. ( RD02).

