Mahasiswa HI Jual Cakar Biayai Praktek Mata Kuliah

Mahasiswa HI Jual Cakar Biayai Praktek Mata Kuliah

- in Kabar Kampus
1973
0

Penulis : Nurkhalisah ( Pendidikan Fisika 2016 )

karakterunsulbar.com – Mahasiswa program studi Hubungan Internasional (HI) fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik (FISIP) melakukan berbagi upaya untuk membiayai praktikum mata kuliah.
Program Studi HI menyatakan sudah mengajukan permintaan dana ke kampus, namun belum mendapat respon.
Praktikum mata kuliah mahasiswa HI tersebut adalah Short Diplomatic Course (SDC).

Ketua Panitia SDC HI FISIP, Fatmala Anas (angkatan 2015) menjelaskan, untuk menggelar kegiatan praktikum kuliah SDC, dibutuhkan dana RP 10 juta.
Biaya tersebut untuk membiyai sewa tempat praktek matakuliah serta biaya konsumsi.

” Kami sebenarnya sudah memasukkan proposal ke kampus, namun belum ada realisasi sampai sekarang. Karena praktek mata kuliah ini sangat penting, apapun kami lakukan, mulai jual cakar (pakaian bekas,-), jualan sara’ba sampai gorengan tela-tela,” kata Fatmala, Selasa (21/11).

Selain tiga jenis barang tersebut, mahasiswa HI juga berdagang Jasuke (Jagung Susu Keju,-), kelapa muda dan pin, gantungan kunci.

Jualan di Pasar Malam

Mahasiswa galang dana dengan berjualan di pasar malam yang berlangsung di stadion prasamya Mandar Majene. ( Foto : KARAKTER )

Sementara itu, untuk memaksimalkan penjualan, berbagai metode penjualan ditempuh mahasiswa HI, antara lain berjualan di kampus, di stadion Majene malam pameran dan penjualan secara online.

Perjuangan mahasiswa HI mengumpulkan dana praktikum terlihat salah satunya saat mereka berjualan di seputar stadion prasamya Mandar, Majene.

Saat itu, Sabtu malam, 18 Nopember 2017 suasana stadion memang sangat ramai, tengah digelar pameran, pentas budaya dan pasar malam.
Para mahasiswa HI yang berjualan Jasuke malam itu harus melawan dinginnya malam, apalagi baru saja hujan.

” Kami lihat malam minggu di sini (stadion,-) lagi ramai – ramainya, semoga saja banyak yang laku, ini semua agar kegiatan praktek mata kuliah bisa terlaksana,” kata Rasmin (mahasiswa HI angkatan 2014).

Malam itu, Rasmin bersama mahasiswa HI lainnya, Nadiman ( angkatan 2015 ) tak kenal lelah berkeliling di seputar stadion menawarkan Jasuke yang dijual Rp 2.500 per cup plastik ukuran 90 ml.
Keduanya berjuang menjual jasuke ditengah himpitan ramainya pengunjung pasar malam – pameran.

” Modal awal kami untuk jualan ini Rp 2 juta, kami berusaha untuk mencari dana kebutuhan kegiatan Rp 10 juta, proposal yang kami ajukan ke kampus belum ada realisasi,” kata Nadiman.

Dua Mata Kuliah

Dosen prodi HI, Asma Amin secara terpisah menjelaskan, SDC merupakan praktek untuk dua mata kuliah masing – masing : Negosisasi dan Perundingan serta mata kuliah Teknik dan Strategi Diplomasi.

” Setelah mempelejari teorinya, mahasiswa penting mengikuti praktek, kegiatannya mulai dari praktek table manner hingga praktek sidang model Perserikatan Bangas – Bangsa (PBB,-),” kata Asma.

Kegiatan SDC 2016 ( Foto : Dok. KARAKTER )

Ia menambahkan, peserta SDC tahun 2017 adalah mahasiswa angkatan 2016, sedangkan panitinya berasal dari angkatan 2014 dan 2015.

Kegiatan SDC rencana akan digelar pertengah bulan depan, tepatnya 15 Desember 2017.

Asma Amin mengaku salut dan bangga terhadap tekad dan kemauan keras mahasiswa untuk mengumpulkan dana guna membiayai kegiatan akademiknya.

Untuk menyokong mahasiswa memproduksi barang jualan, Asma menyiapkan rumahnya sebagai tempat penggorengan Tela – Tela dan pembuatan Jasuke. (RD01)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga

Pemilihan Dekan FKIP Unsulbar : Lima Bakal Calon Bersaing

Sekretariat Panitia Pemilihan Dekan (Pildek) FKIP Unsulbar. (Foto